Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Walikota Tegal saat melakukan tinjauan UN menyempatkan diri berbincang dengan siswa-siswi peserta UNSenin (14/4) Siswa kelas XII SMA/ SMK/ MA secara serentak melaksanakan Ujian Nasional.  Dihari pertama dua Mata Pelajaran (Mapel) diujikan. Yakni untuk jurusan IPA jam pertama Bahasa Indonesia dan jam kedua Biologi, Jurusaan IPS jam pertama Bahasa Indonesia dan jam kedua Geografi dan Jurusan Keagamaan jam pertama Bahasa Indonesia dan jam kedua Agama Hadis. Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Tegal Hj Siti Masitha S bersama Dinas Pendidikan melaksanakan tinjauan langsung. Tinjauan dengan mendatangi MAN Tegal, SMA Negeri 5 Tegal dan SMA Negeri 1 Tegal.

Walikota Tegal, Hj Siti Masitha S mengatakan, tinjauan yang dilakukan selain memberikan semangat dan motivasi kepada siswa-siswi peserta UN juga untuk melihat kesiapan siswa. Dari hasil kunjungan, secara mental dan psikis siswa sudah siap dan optimis. Hal tersebut terlihat dari ekspresi dan raut wajahnya. Untuk itulah sekolah perlu menanamkan pendidikan motivasi dan penguatan mental kepada siswa sebelum pelaksanaan UN. Seperti pelaksanaan istighosah, doa bersama maupun latihan soal yang membuat siswa semakin percaya diri.

Sebab menurut Sitha, mental psikis peserta UN juga harus mendukung. Jiwa didalam diri siswa merasa pesimis dan khawatir akan mempengaruhi konsentrasi ketika mengerjakan soal ujian. Terkait dengan target kelulusan di kota Tegal, Sitha berharap dapat lulus 100 %.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tegal, Johardi mengatakan jumlah total siswa SMA/ SMK/ MA sekota Tegal yang mengikuti UN terdiri dari siswa SMA sebanyak 1.748, siswa SMK 2.902 dan siswa MA sebanyak 305. Dihari pertama UN tidak ada laporan siswa absen atau tidak mengikuti UN. Johardi berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga tidak ada siswa yang mengikuti UN susulan. Dijelaskan Johardi, untuk nilai standar kelulusan  masih tetap sama dengan tahun kemarin yakni 5,5.

Top