Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno saat memberikan sambutan pada Sarasehan KSM PNPM-MP Kota Tegal yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Badan Keswadayaan Masyarakat (FK-BKSM) Kota TegalBerdasarkan data Sistem Informasi Managemen (SIM), sejak tahun 2007 hingga 2013, jumlah anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di Kota Tegal sebanyak 1200 orang. Namun KSM mengalami seleksi alam, tumbuh kemudian layu setelah itu tinggal nama.

“Eksis satu tahun terus hilang entah kemana,” ungkap Koordinator Kota PNPM Mandiri Perkotaan Kota Tegal Idea Riseta saat Sarasehan KSM PNPM-MP Kota Tegal yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Badan Keswadayaan Masyarakat (FK-BKSM) Kota Tegal. Acara yang dikemas dengan Sambung Rasa Harmoni Kelompok Swadaya Masyarakat ini dihadiri oleh Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno, BKM se-Kota Tegal dan Ketua FKBKM Sihono.

Untuk itu, Idea meminta agar data KSM dilakukan pendataan ulang sehingga dapat diketahui perkembangan KSM. Apalagi saat ini dana modal yang bergulir di KSM dari Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sebesar Rp. 3 miliar. “Dari jumlah itu ternyata angka kemacetannya cukup lumayan. Angka tunggakannya mencapai Rp. 1 miliar,” ungkap Idea.

Padahal pendirian KSM tujuannya untuk mengatasi persoalan kemiskinan. Ada peran dan fungsi untuk menopang pembangunan ekonomi. “Fungsi sebagai sarana proses perubahan sosial dari tak berdaya menjadi berdaya, jadi mandiri kemudian menjadi madani,” tutur Idea.

Di Kota Tegal, ungkap Idea, dari 27 kelurahan semuanya mendapat program PNPM dan memiliki BKM. “Potensi ini kalau bergerak bersama bisa menjadi modal besar untuk maju,” kata Idea.

Untuk itu, beberapa hal yang menjadi pekerjaan rumah harus diselesaikan. Antara lain KSM yang belum berkembang harus dapat berkolaborasi dengan dinas maupun swasta. Selain itu perlu solusi terhadap kekurangan modal dan kesadaran anggota untuk berdikari. Dari segi administrasi, KSM juga perlu dibimbing dan dibina mulai cara pembuatan proporsal dan pelaporan laporan keuangan.

Sementara Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindag Kota Tegal Drs. Khairul Huda, M.Si, menyebutkan pihaknya mensuport perkembangan KSM. Bahkan mengenai permodalan KSM, diperlukan orang yang mampu menjadi jaminan bagi pinjaman modal untuk kemajuan KSM. Sehingga KSM dapat mudah mendapatkan permodalan dari berbagai pihak utamanya lembaga keuangan.

Walikota dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu tumbuh kembang KSM di Kota Tegal, termasuk PNPM Mandiri yang telah membantu pemerintah Kota Tegal mengarahkan KSM. “Saya berharap untuk terus melaksanakan tugas dan fungsinya mengarahkan KSM yang ada dan juga memberikan pelatihan-pelatihan agar nantinya mereka dapat lebih lincah dan mandiri,” harap Walikota kepada FK-BKSM.

Dikatakan Walikota, pelatihan usaha yang diberikan ini hendaknya diutamakan pada bidang-bidang yang mendukung bagi potensi alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Kota Tegal. Misal, di bidang kelautan dan perikanan. Hal ini penting agar sumber daya yang kita miliki dapat kita olah dan hasilnya dapat mensejahterakan warga masyarakat kota tegal.

Top