![]()
Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi
Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id
Change Language
Wilayah Kelurahan Mangkukusuman yang berada di tengah Kota Tegal perlu mendapat perhatian dari warganya. Untuk itu, warga diminta untuk mempercantik wajah Kota Tegal secara bersama-sama.
“Kembangkan Kelurahan Mangkukusuman yang ditengah-tengah kota agar wajahnya cantik. Warga supaya memperhatikan bersama-sama,” pinta Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno saat Dialog Interaktif dengan Warga Kelurahan Mangkukusuman di Balai Kelurahan Mangkukusuman Tegal Timur, Jumat (26/9). Hadir seluruh Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal. Sebelumnya Walikota dan jajaran SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal melakanakan Monitoring Wajah Kota dengan Bersepeda.
“Lingkungan supaya diperhatikan kebersihannya, jangan buang sampah di sungai, infrastruktur dan sarana prasarana dirawat dengan baik,” pinta Walikota.
Dalam acara yang di moderatori Camat Tegal Timur Agus Arifin ini, ada beberapa pertanyaan dari warga. Antara lain Ny. Bambang yang meminta posyandu supaya berada di Puskesmas Pembantu dan tentang keadaan Pasar Karangdawa yang atapnya ada bagian yang rusak.
Kadinkes dr. Moehammad Hafidz, M.Kes mengatakan posyandu sebaiknya difasilitasi oleh masyarakat dan dipergunakan oleh masyarakat. Untuk hal-hal yang tidak bisa disediakan misal jarum suntik dan lainnya disediakan oleh Pemerintah. Sementara jarak supaya jangan terlalu jauh dari pemukiman sehingga tidak perlu biaya transport untuk sampai kesana. Namun jika ada posyandu cempaka mendekat ke Pustu, Dinkes Kota Tegal siap membantu.
Sementara Suhardi, tokoh masyarakat Mangkukusuman menanyakan tentang trotoar jalan yang digunakan untuk berdagang, pembangunan kembali Kolam Renang Samudera, permintaan tentang kembalikan citra Tegal Bahari.
Mengenai citra Kota Tegal kembali ke Tegal Bahari, disebutkan Walikota pada tanggal 4 Oktober akan diluncurkan kereta bisnis dan eks yg berhenti di Tegal, dulunya Cireks diganti Tegal Bahari dengan jargon “Mampirlah ke Kota Tegal”. Dikereta juga ada batik tegal, menu khas tegal, program kota tegal, wisata alam religi, festival, kuliner, demi tingkatkan UMKM.
“Untuk sungai Kaligung sedang terus dibersihkan namun perlu ada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah di tempat sampah terpanjang di Tegal,” ungkap Kepala DPU Kota Tegal Sugiyanto ST. MT.