![]()
Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi
Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id
Change Language
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2014, Pemerintah Kota Tegal melalui Kantor Lingkungan Hidup Kota Tegal menyerahkan 6.000 bibit tanaman berupa cemara laut dan sarana prasarana bank sampah.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan oleh Walikota Tegal Hj Siti Masitha Soeparno usai Upacara Bendera Bulan Juni dan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia Tahun 2014, di Halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Selasa (17/6). Bantuan bibit tanaman diserahkan kepada 3 gugus tugas masing-masing Kelurahan Muarareja Kecamatan Tegal Barat sebanyak 2.000 bibit, kelurahan Mintaragen Kecamatan Tegal Timur sebanyak 500 bibit dan kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur sebanyak 3.500 bibit.
Sementara bantuan sarana dan prasarana penunjang bank sampah diserahkan kepada pengurus bank sampah Dewi Shinta di Perumahan Pondok Martoloyo RW 11 Kelurahan Panggung, Berkah Amanah RT 03/012 Kelurahan Panggung dan Rukun Makmur RT 03/06 Kelurahan Kaligangsa Kecamatan Margadana.
“Sebanyak 6.000 bibit pohon cemara laut telah ditanam di pantai masing-masing kelurahan yang mendapatkan bantuan. Untuk perawatan tanaman kami juga lakukan,” ungkap Kabul Pamudjo ST, Kasie Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Konservasi SDA KLH Kota Tegal. Diharapkan dengan ditanamnya bibit tersebut dapat mencegah abrasi dan sebagai penghijauan sehingga udaranya sejuk karena oksigen bertambah.
Sedangkan sarana prasarana penunjang bank sampah berupa timbangan, buku administrasi dan tabungan. Menurut Ir. Daryati Kasie Pengendalian, Pencemaran Lingkungan Hidup KLH Kota Tegal, di Kota Tegal baru ada 11 bank sampah yang mendapat bantuan. “Kedepan ditargetkan setiap kelurahan ada 5 bank sampah. Sehingga dapat diharapkan meredusi sampah menumpuk di Kota Tegal,” ungkap Daryati.
Disebutkan Daryati, kedepan KLH akan membantu prasarana lainnya berupa alat transportasi berupa roda tiga. “Sehingga bank sampah tidak hanya menunggu tetapi juga dapat jemput bola ke wilayah lain,: tutur Daryati.
Diharapkannya, dengan adanya bank sampah, dan maksimalisasi TPST akan memperpanjang umur TPA karena sampah yang dibuang ke TPA semakin sedikit jumlahnya.
Walikota Tegal Hj Siti Masitha Soeparno dalam sambutannya mengatakan keterlibatan pemangku kepentingan merupakan pilar penting dalam pembangunan lingkungan hidup. Disebutnya masyarakat perlu didorong melakukan upaya-upaya sederhana menuju budaya ramah lingkungan (green lifestyle) seperti menghemat penggunaan listrik dan air, menanam dan memelihara pohon, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor serta menerapkan konsep 3 R (reduce, reuse dan recycle) dalam mengelola sampah.