Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Walikota Tegal Hj. Siti Mashita Suparno bersama Pejabat Kementrian ESDM Indra Tauhid Syahandaru, pejabat BPJS pusat Purnawarman B, Desy Ratnasari anggota DPR RI fraksi PAN Dapil Jawa Barat X yang kini duduk di Komisi VIII dan Anang Hermansyah anggota fraksi PAN dapil Jatim IV yang kini duduk di Komisi X serta Teguh Juwarno  anggota fraksi PAN dapil Jateng IX yang kini duduk di Komisi X saat Diskusi Publik bertajuk Panggung Pendopo Rakyat (Pandora) di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Minggu (07/12).Diskusi Publik bertajuk Panggung Pendopo Rakyat (Pandora) digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal, Minggu (07/12). Diskusi tersebut mengetengahkan pembahasan yang sedang berkembang hangat di masyarakat, yakni kenaikan harga BBM dan Program kompensasi untuk rakyat.

Hadir dalam acara ini, Walikota Tegal Hj. Siti Mashita Suparno, Pejabat Kementrian ESDM Indra Tauhid Syahandaru, pejabat BPJS pusat Purnawarman B, Desy Ratnasari anggota DPR RI fraksi PAN Dapil Jawa Barat X yang kini duduk di Komisi VIII dan Anang Hermansyah anggota fraksi PAN dapil Jatim IV yang kini duduk di Komisi X serta Teguh Juwarno anggota fraksi PAN dapil Jateng IX yang kini duduk di Komisi X.

Selain disuksi juga diadakan donor darah dan pendaftaran BPJS. Menurut Teguh Juwarno, kegiatan Pandora merupakan reses yang dikemas dalam Panggung Pendopo Rakyat. Dalam kegiatan ini, bersifat interaktif, dengan kita mengundang masyarakat lintas profesi dan tidak terbatas usainya, untuk mendengarkan masalah yang dirasakan mereka dan dialaminya.

“Kegiatan Pandora yang baru diluncurkan ini, ternyata direspon sangat baik oleh konstituennya. Hal ini terbukti dengan antusiasme masyarakat untuk menghadiri kegiatan Pandora, sehingga ratusan warga memenuhi seluruh Pendopo Ki Gedhe Sebayu,” jelas Teguh.

Teguh juga menjelaskan, seluruh keluhan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan lewat acara Pandora ini, nantinya akan dibawa kembali ke DPR RI, sebagai informasi masukan dan rapat di DPR nantinya, terhadap persoalan yang terjadi dan dihadapi masyarakat didaerah.

Panggung Pendopo Rakyat, PANDORA bukan hanya panggung diskusi rakyat dengan wakilnya, tapi juga sebagai ajang pemberian solusi bagi problematika masyarakat. 

Dalam sambutan tertulisnya, Walikota Tegal menyebutkan dengan melihat keseriusan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin, Pemerintah Kota Tegal mendukung dan mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat menaikkan harga BBM. “Hal ini demi kemajuan bangsa dan negara kita, serta agar tidak terjadi lagi adanya bbm bersubsidi yang lebih banyak dinikmati oleh kalangan menengah ke atas, sebagaimana hasil survey yang dilakukan oleh lembaga-lembaga survey ternama selama ini,” ungkap Walikota.

Sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM ini, nantinya pemerintah berupaya membangun infrastruktur bagi masyarakat, khususnya di pelosok-pelosok. Pemerintah juga terus berupaya memperhatikan dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, salah satunya dengan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang saat ini sedang dirintis di indonesia dan dijalankan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

SJSN adalah sistem gotong royong untuk kesehatan rakyat indonesia. Dengan sistem ini masyarakat mempunyai hak dan kewajiban. Kewajibannya adalah seorang pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerjanya, dan ketika tidak mendaftarkan akan mendapatkan sanksi. Sedangkan hak masyarakat (pekerja) adalah mendapatkan kartu untuk bisa mengakses pelayanan dan menerima informasi tentang prosedurnya, tentang apa yang dijamin dan juga hak untuk mengeluh. Hak ini didapatkan setelah pekerja didaftarkan oleh pemberi kerja dan membayar iuran dengan dipotong gaji (bagi pns dan pegawai formal), sedangkan untuk pekerja nonformaladalah dengan membayar premi, dan untuk masyarakat miskin, mendapatkan subsidi dari pemerintah. Itulah sebabnya mengapa sjsn disebut program gotong royong.

Top