![]()
Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id
Rubah Bahasa
Mesin Fillet ikan Kelurahan Mangkukusuman, buah karya Nur Suroso menjuarai gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) 2014 se-kota Tegal, yang diselenggarakan di kelurahan Keturen (13 s.d 14/11). Sementara juara dua ditempati wartekel kelurahan Tunon dengan alat pengusir tikus elektronik dan juara tiga diraih wartekel kelurahan Margadana dengan alat, kipas angin dari AC bekas.
Perwakilan dari tim Penilai Ahmad Farid, menyampaikan bahwa wartekel yang menjuarai gelar TTG kali ini, mempunyai keunggulan dari beberapa aspek penilaian diantaranya aspek ekonomi, aspek sosial budaya, aspek teknis dan aspek penampilan.
Dengan penggerak dinamo, 3 PK (Paarden Kracht/tenaga kuda) mesin Fillet ikan Kelurahan Mangkukusuman mampu memisahkan daging dari kulit dan duri ikan sebanyak 50 kg/jam. Nur Suroso yang didampingi Lurah Mangkukusuman Darwati menyampaikan, alat sederhana tersebut diciptakan untuk mengupas memisahkan daging ikan dengan kulit dan durinya. Nur Suroso menjelaskan untuk menghasilkan daging ikan yang bersih, sebelum ikan dimasukan ke dalam alat ini, kepala dan kotoran ikan hendaknya dipotong dan dibersihkan terlebih dulu.
Ketika ditanya ide pembuatan mesin tersebut, Nur Suroso mengaku, ide pembuatan alat tersebut berawal dari rasa yang tergugah mengingat Kota Tegal yang merupakan penghasil sumber daya perikanan, dan ia merasa untuk mengolah hasil dibutuhkan alat ini, Nur Suroso menjelaskan megenai besar kecilnya mesin bisa disesuaikan dengan kebutuhan, jika ada konsumen memesan mesin yang dapat mengupas dan memisahkan kulit dan duri ikan dari dagingnya dengan kapasitas besar, maka pihaknya juga bisa membuat mesin sesuai dengan keinginan konsumen.
Ia menambahkan, Mesin fillet yang sejenis dengan yang menjuarai di ajang gelar TTG kali ini sudah laku terbeli oleh salah satu pengusaha fillet ikan di Kelurahan Tegal Sari. Untuk mesin fillet ikan ukuran 3PK, Nur Suroso membanderol dua puluh juta rupiah.
Sesaat setelah menerima piala tersebut, Suroso menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kota Tegal, dan ia juga, menyampaikan keinginannya untuk lebih mengembangkan dan meningkatkan lagi hasil produksi mesin ini, dan bisa membantu dalam pengolahan ikan. Suroso berharap, Pemerintah Kota bisa membantu mempromosikan dalam pemasaran mesin hasil karyanya, sementara ini pihaknya memang memasarkan secara langsung ke pengusaha-pengusaha fillet ikan, selain itu juga penjualan lewat internet.