Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Walikota Tegal Hj Siti Masitha S saat monitoring pelaksanaan Seleksi CPNS di Rumah Dinas Bakorwil III Pekalongan Kota Pekalongan, Senin (10/11) sore.Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno menyebut Kota Tegal bisa menyediakan sarana dan prasarana penyelenggaraan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sehingga Kota Tegal bisa melaksanakan seleksi CPNS sendiri menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Kalau dilihat dari sarana dan prasarana kegiatan tes CPNS di Kota Pekalongan sudah sangat memadai, dan yang membuat semangat adalah melihat persiapan sarana dan prasarananya. Di Kota Tegal pun kita bisa siapkan, Insyaallah tahun depan kita siapkan,” ungkap Walikota saat monitoring pelaksanaan Seleksi CPNS di Rumah Dinas Bakorwil III Pekalongan Kota Pekalongan, Senin (10/11) sore. Walikota didampingi Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Sintha, SH Kepala BKD Kota Tegal Drs. Irkar Yuswan Apendi, MM Kepala Kantor Inspektorat Kota Tegal Praptomo dan Kepala Bagian Hukum dan Organisasi Setda Kota Tegal Budi Hartono, SH.

Disebutkan Walikota dengan disiapkannya sarana dan prasarana seleksi CPNS di Kota Tegal sendiri, diharapkan peserta CPNS tidak pergi jauh dari tempat sendiri. “Jadi peserta mempersiapkan mental lebih. Kedepan sarana dan prasarana disini pun bisa disiapkan di Tegal,” ungkap Walikota.

Seleksi dilaksanakan empat hari mulai Sabtu hingga Selasa (08-11/11) di Rumah Dinas Badan Koordinasi Wilayah III Pekalongan. Setiap hari diselenggarakan lima sesi test dengan peserta 1.000 orang atau 200 orang setiap sesi. Setiap sesi disediakan waktu 90 menit untuk mengerjakan soal. Hingga hari ketiga atau Senin (10/11) sore, pelaksanaan tes atau sesi ke-15, tes telah diikuti oleh 2.528 peserta dari 2.995 peserta yang diundang. “Jadi ada 60 peserta yang tidak hadir,” ungkap Ikrar.

Irkar menyebut jumlah pendaftar CPNS Kota Tegal 5.182 orang, namun hanya 3.910 orang yang memenuhi syarat dan dinyatakan lulus seleksi administrasi. Mereka memperebutkan 66 formasi yang disediakan. Tetapi ada 2 formasi yakni dokter spesialis kosong peminat.

Dari data Badan Kepegawaian Negara (BKN), Hasil tes sementara skor tertinggi adalah 397 yang diperoleh peserta pada sesi ke 11 atau pada Senin (10/11) pukul 07.00-08.30 dan skor terendah diperoleh peserta yang mengikuti tes pada hari pertama atau Sabtu (08/11).

Untuk dapat lolos seleksi CPNS Tahun 2014 ini, tiap peserta harus mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) dengan nilai sesuai ambang batas yang ditentukan. Ada tiga TKD yang diteskan yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Jumlah TKP ada 35 soal terdiri dari integritas diri, semangat berprestasi, orientasi pelayanan, kemampuan adaptasi, pengendalian diri, bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar, kerjasama, menggerakan dan mengkoordinir orang lain, orientasi kepada orang lain, kreativitas dan inovasi. Jumlah TIU ada 30 soal terdiri dari verbal, numerik, logis dan analitis. Jumlah TWK ada 35 soal terdiri dari Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Sehingga peserta mengerjakan 100 soal dalam waktu 90 menit.

Untuk TKP nilai ambang batasnya 72 persen atau 126 dari nilai maksimal 175, untuk TIU ambang batasnya 50 persen atau 75 dari nilai maksimal 150 dan untuk TWK ambang batasnya 40 persen atau 70 dari nilai maksimal sebesar 175. Sehingga total ambang batas nilai dari ketiga tes adalah 271.

Namun bagi kelahiran dan tamat SMA di Papua, Papua Barat, NTT, Maluku dan Maluku Utara ambang batasnya berbeda, untuk TKW sebesar 60, TIU sebesar 65 dan TKP sebesar 65.

“Jangan percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan anda, berusaha dan percaya pada kemampuan sendiri. Waktu 90 menit menentukan masa depan anda. Pokoknya jangan percaya pada siapapun juga,” kata Ikrar mewanti-wanti peserta seleksi CPNS.

“Kerjakan dengan hati-hati tidak usah tengok kanan dan kiri karena masing-masing peserta soalnya berbeda-beda. Ada 5.000 warian soal yang disediakan oleh Panselnas,” ungkap Ikrar. Disebutkan Ikrar, hasilnya akan langsung ditayangkan usai pelaksanaan tes. Sehingga diharapkan masyarakat benar-benar ikut mengawasi bahwa pelaksanaan seleksi CPNS dilakanakan secara transparan.

Walikota pun memberi apresiasi kepada para peserta karena tingkat kehadiran cukup tinggi. Mengenai ada peserta yang tidak hadir, dimungkiknan alasannya masuk akal. “Mereka tidak siap secara mental atau tidak siap secara ekonomi, banyak pertimbangan dan itu kita hargai. Tapi yang menggembirakan bahwa mayoritas mereka siap mengikuti tes CPNS,” ungkap Walikota.

Mengenai rencana moratorium CPNS pada tahun-tahun mendatang, Walikota mengatakan kebutuhan dan minat masyarakat bekerja di Instansi pemerintahan tinggi, untuk itu perlu diberikan solusi. “Apa yang diberikan solusi untuk menghindari pengangguran, menciptakan lapangan pekerjaan dan menciptakan kualitas manusia yang potensial,” ungkap Walikota.

Sebelum melaksanakan tes, 192 peserta seleksi CPNS sesi ke-15 yang hadir dari 200 peserta mendapat dukungan moril dan suntikan semangat dari Walikota. Bahkan Walikota mengajak seluruh peserta untuk berdoa dan membaca Surat Al Fatihah bersama agar diberikan kemudahan dalam melaksanakan tes.

Top