Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) saat bersilaturahmi dengan Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno di Rumah Dinas Walikota Tegal, Jumat (31/10) siang.Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Tegal akan segera dideklarasikan.

“Kami akan membuat distrik GMBI yang akan masuk ke tegal, saya mohon ijin dan doa walikota serta dukungan dan rekan-rekan LSM di Kota Tegal,” ungkap Abadi, Ketua Distrik Wilayah Teritorial GMBI Jawa Tengah saat bersilaturahmi dengan Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno di Rumah Dinas Walikota Tegal, Jumat (31/10) siang.

Abadi menunjuk H. Tambari Gustam sebagai Ketua Distrik GMBI Kota Tegal. “Kantor sudah siap, nanti terserah H. Tambari akan kapan melaksanakan deklarasi dan menempati kantor serta mendaftarkan diri ke Kantor Kesbangpolinmas Kota Tegal. GMBI Tegal mulai bekerja. Monggo kalau masyarakat Kota Tegal yang tertekan akan kita bantu,” ungkap Abadi.

Disebutkan Abadi, diakui GMBI adalah LSM yang benar-benar membela masyarakat tertekan. Berdiri di Bandung tahun 2002 sementara di Jawa Tengah pada tahun 2013. Kemudian di Jawa Tengah melebarkan sayap dan di Tegal menunjuk H. Gustam Tambari menjadi Ketua Distrik. Sedangkan H. Amir Mirza duduk sebagai Dewan Penasihat. 

Ketua Distrik GMBI Kota Tegal, H. Tambari Gustam menyebut akan mengawal pemerintahan Kota Tegal. Dikatakannya, ia tidak pesimis terhadap organisasi di Kota Tegal, tetapi memberi motivasi bagi teman-teman yang mau berkiprah bagi Kota Tegal. “Melihat teman-teman nyrimpungi eksekutif, lha kerjanya kapan?” ungkap Tambari.

Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno dalam sambutannya mengisahkan mengenai perjalanannya mengikuti Pilkada hingga terpilih menjadi Walikota. Namun sebagai Walikota, dalam bekerja ia dipersepsi mempunyai niat tidak baik.

Disebutkannya, dalam bekerja Walikota merangkul Forkopinda, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, insan media untuk bangun Kota Tegal. Namun ada segelentir LSM yang akhirnya mengatasnamakan seluruh LSM se-Kota Tegal yang seolah ini membuat perlawanan.

“Negara hukum kita ada undang-undang, Perpu, Kepres, saya dilantik menjadi walikota berdasarkan peraturan dan tata pemerintahan. Saya rangkul semua elemen masyarakat untuk membangun kota Tegal untuk sejahtera dan membangun menjadi lebih baik. Alhamdulillah, usia relatif muda selama tujuh bulan berjalan pemerintahan, tapi sudah banyak sekali terlihat kemajuan, perubahan dan perkembangan itu insyaallah buah itu bisa kita petik nantinya,” ungkap Walikota.

Agar dapat mencapai tujuan menjadikan Kota Tegal sejahtera, Walikota meminta GMBI agar mendukung pembangunan di Kota Tegal. “Saya mohon dukungan anggota dibawah GMBI, dukunglah dan jadilah bagian dari keluarga besar Kota Tegal, kita berorganisasi, kita menyampaikan pendapat opini itu dengan santun, dengan tata cara dan aturan yang baik dan Balaikota terbuka bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi dan pendapat saya yakin dengan adanya GMBI kedepan Kota Tegal semakin kondusif,” harap Walikota.

Top