Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Sendratari Martoloyo Martopuro saat memeriahkan event bersama Pesona Sapta Mitra Pantura Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Kamis (09/10) di Lapangan Jetayu Kota Pekalongan.Kontingen Kota Tegal menampilkan sendratari Martoloyo Martopura yang dibawakan Sanggar Seni Perwitasari Kelurahan Kemandungan Kecamatan Tegal Barat dalam acara event bersama Pesona Sapta Mitra Pantura Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Kamis (09/10) di Lapangan Jetayu Kota Pekalongan.

Event ini juga dalam rangka memeriahkan Festival Kostum Karnaval Batik di Pekan Batik Nusantara tahun 2014 dan Rapat Koordinasi Komisariat Wilayah III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Pekalongan.

 

Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno menyaksikan Festival Kostum Karnaval Batik dan sendratari Martoloyo Martopura dan rombongan camat dan lurah dari Kota Tegal. Saat tampil, Walikota berdiri dan melambaikan tangan kepada penari, camat dan lurah. Hadir Direktur Amerika Selatan dan Karibia Kemenlu RI Muthofa Taufik Abdul Latif, Asisten I Setda Provinsi Jawa Tengah Siswo Laksono SH. MKn, Walikota Pekalongan dr. H. Muhammad Basyir Ahmad serta Walikota Anggota Komwil III APEKSI Tahun 2014.

Menurut Ketua Rombongan, M. Nauli Astomo, SH. Kasubag Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan Bagian Tata Pemerintahana Kota Tegal, Camat dan lurah se-Kota Tegal yang berjumlah 31 orang terdiri dari 4 camat dan 27 lurah, datang dan tampil untuk memeriahkan Rakor APEKSI tahun 2014.

"Camat dan lurah memakai pakaian khas Tegalan dengan warna hitam dan berikat kepala," ungkap Nauli. 

Doyo Budi Wibowo MM, Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pekalongan dalam laporannya mengatakan Festival Kostum Karnaval Batik Pekalongan sebagai upaya dalam pelestarian dan memacu kreativitas dan memberikan ruang kepada para desainer, para generasi muda dan masyarakat untuk mengembangkan kreativitas dan inovasinya. serta untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar meningkatkan sikap apresiatifnya terhadap budaya batik.

Festival yang dibuka oleh Walikota Pekalongan ini menampilkan 1200 personel yang terdiri dari siswa, mahasiswa, pengusaha, dan SKPD. didukung oleh pasukan bendera merah putih SMA N 3 Pekalongan, Drum Band Poltrans Kota Tegal, duta wisata Kota Pekalongan, Tosan aji kendali rangah Kota Pekalongan, kesenian anggota APEKSI dari Kota Bandung, kota Tegal dan Pekalongan.

Top