Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Balita Penderita Hidrosefalus, Arkan Athallah Mahfudz Rohendi (3,5 tahun) Warga RT 07, RW 02, kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah.

Wakil Walikota Tegal M. Noersoleh yang di dampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Moehammad Hafidz berkesempatan menjenguk Arkan dirumahnya Kamis (2/10), menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tegal (Pemkot) selalu memberikan penanganan kepada warganya. Penanganan dari Pemkot salah satunya tergantung informasi yang jelas dari masyarakat. Nursoleh mencontohkan, jika ada warga yang mengalami masalah kesehatan, tetapi tidak mau memeriksakan diri ke puskesmas atau kerumah sakit, Pemkot akan mengalami kesulitan mendeteksi permasalahan kesehatan warga tersebut. Apalagi warga tersebut enggan mengurus kartu BPJS, selain dari Pemerintah Nursoleh menegaskan pentingnya suport dari keluarga.

Ketika menyinggung bantuan uang dari Pemkot, bagi keperluan keluarga yang menunggu pasien yang dirujuk diluar kota, Wakil walikota, mengatakan sementara Pemerintah Kota masih dalam batas bantuan pengobatan, sementara ini memang belum ada acuan untuk pemberian bantuan untuk keluarga yang menunggu pasien yang berobat di luar kota. Menurutnya jika sudah ada acuan yang jelas, Nursoleh menilai bantuan tersebut mungkin saja diberikan.

Sementara terkait dengan terkendalanya kartu jamkesta Arkan yang hilang dan tidak dilaporkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Moehammad Hafidz mengatakan, sebenarnya keluarga pasien hanya perlu melaporkan kehilangan di Dinas Kesehatan, jika sudah pernah memiliki kartu jamkesta dan memang benar hilang tentunya data pasien sudah masuk kedalam data base di Dinkes, dan selanjutnya akan dibuatkan kartu BPJS baru untuk pengobatan. Setelah itu akan dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan rujukan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah.

Anak pasangan Didin Rohendi (30) dan Suci Wahyuni (26) sudah lima hari terakhir mengalami susah makan, menurut Suci Wahyuni, jika anaknya disuapin kemudian selang berapa saat, anaknya kemudian muntah.

Suci menceritakan anaknya mulai menunjukan kelainan setelah berusia enam bulan, Ia mengaku sejak Arkan masih didalam kandungan Ia sering memeriksakan kandungannya, dan pada masa mengandung semuanya normal. Namun setelah usia menginjak enam bulan, pertumbuhan Arkan menunjukan kelainan, dibandingkan anak-anak seusianya, seperti tidak bisa tengkurab dan respon-respon bayi seusianya.

Arkan sebetulnya sudah pernah melakukan operasi di Rumah Sakit Elizabet Semarang, di tahun 2012 melalui program Dinas Sosial Kota Tegal. Pada saat itu Suci menyampaikan bahwa kondisi anaknya sudah mulai membaik pasca operasi. Lingkar kepala yang sebelumnya cukup besar menjadi agak kecil.

Mengingat suaminya yang sekarang masih kerja serabutan, Suci mengharapkan bantuan dari Pemkot Tegal untuk membantu kelanjutan penanganan untuk anaknya, agar bisa kembali stabil, dan ia berharap anaknya bisa jalan. (Tomi)

 

 

 

 

Top