Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Plt Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Shinta SH bersama Manager Sarana DAOP III Cirebon Irwansyah Nizar saat meninjau kesiapan KA Tegal Bahari Senin (29/9) di Depo Kejaksan CirebonTampilan Kereta Api (KA) Tegal Bahari unik dan memiliki berciri khas. Kereta yang akan dilaunching pada 4 Oktober itu bernuansa motif batik khas Tegal dan potensi Kota Tegal. Ide menempatkan desain batik dan potensi Kota Tegal pada branding gerbong restorasi dan gerbong pembangkit serta nama KA Tegal Bahari adalah murni dari Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno yang disampaikan Kepada Direktur Utama PT KAI, Ignatius Jonan.

KA Tegal Bahari saat ini sedang proses finishing di Dipo (Bengkel) Stasiun Kereta Api Kejaksan Cirebon. Estimasi pada Kamis (2/10), pengerjaan KA Tegal Bahari telah selesai dan siap dilaunching pada Sabtu (4/10) di Stasiun Tegal untuk melayani rute Stasiun Tegal - Stasiun Gambir. Peresmian direncanakan akan dihadiri oleh Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Walikota Tegal dan Ketua DPRD.

Hal tersebut diungkapkan Manager Sarana DAOP III Cirebon Irwansyah Nizar saat menerima kunjungan Plt. Sekda Kota Tegal Dyah Kemala Shinta SH, Kepala DPU Kota Tegal Sugiyanto ST. MT, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal Drs. Markus Wahyu Priyono dan Anggota DPRD Kota Tegal H. Akhmad Satori SE, Senin (29/9) kemarin di Depo Kejaksan Cirebon.

Disebutkan Irwansyah untuk persiapan launching KA Tegal Bahari, pada Jumat (3/10) kereta akan dirangkai di Depo Kejaksan Cirebon dan kemudian akan diberangkatkan pada Sabtu (4/10) pagi pukul 09.00 WIB sampai pada pukul 11.00 WIB di Stasiun Tegal. “Di Stasiun Tegal kereta standby menunggu untuk dilaunching pada pukul 16.00 WIB,” ungkap Irwansyah bersama Deputi Vice President DAOP 3 Cirebon Ruwanta.

Untuk formasi KA Tegal Bahari yang sebelumnya bernama KA Cirebon Ekspress (Cireks) terdiri dari 10 rangkaian. Yakni lokomotif, empat rangkaian kelas eksekutif, tiga rangkaian kelas bisnis, satu kereta makan dan satu kereta pembangkit. Saat ini, di Depo Kejaksan sedang finishing tiga kereta makan dan beberapa rangkaian bisnis serta eksekutif.

Ada dua perjalanan KA, yaitu berangkat dari Tegal pukul 06.00 WIB tiba di Gambir pukul 10.33 WIB dan dari Tegal pukul 16.30 WIB tiba di Gambir pukul 21.11 WIB.

Menurut Irwansyah tiga rangkaian kelas bisnis, eksteriornya merupakan motif batik khas tegalan yang berwarna cerah. “Desain eksterior didesain oleh perseorangan dengan printing terbaik dari yogjakarta,” ungkap Irwansyah.

Irwansyah mengatakan, selain KA Tegal Bahari yang eksteriornya menggunakan branding batik khas tegalan, ada 15 kereta bisnis atau K2 yang beroperasi di DAOP III Cirebon, yang juga menggunakan branding batik khas tegalan. “Cirebon mengalah, untuk cirebon ekspres pun memakai batik khas tegalan,” jelas Irwansyah.

Sementara dengan interiornya akan dihiasi beberapa ikon unik khas Tegal. Misalnya lukisan kaca tempat-tempat di Kota Tegal. Antara lain Pantai Alam Indah, Monumen Yos Sudarso, lukisan kapal dan lain-lain.

“Ada 12 lukisan kaca yang akan menghias kereta ini. Beberapa bagian interiornya juga hand made sehingga butuh waktu dalam mengerjakannya,” ungkap Irwansyah.

Dari 12 lukisan kaca tersebut, ada dua lukisan besar ukuran 2 x 1 meter dan satu lukisan ukuran 3 x 1 meter. Khusus Tegal Bahari, ada 4 rangkaian kelas eksekutif atau K1 yang dibranding batik pantura. Namun Pemkot Tegal meminta dua gerbong untuk dibranding dengan batik tegalan. “Itu masih belum final, untuk eksekutif menjadi kewenangan pusat,” ungkap Irwansyah.

Untuk mengerjakan KA Tegal Bahari, Depo Kejaksan Cirebon hanya diberi waktu 10 hari sejak tanggal 20 September. “Usai rapat tanggal 20 September, langsung kita kerjakan,” pungkas Irwansyah.

Top