Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

14 pelajar terjaring razia saat berenang di Pantai Alam Indah (PAI), Selasa (30/9). Ke 14 pelajar tersebut berasal dari sebuah Sekolah Menengah Pertama Negeri di Bulakamba Kabupaten Brebes. Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) kota Tegal Urip Setiyanto mengatakan pelajar tersebut terjaring razia saat berenang di PAI di jam sekolah dan masih menggunakan seragam sekolah.

Pelajar tersebut mengaku sudah di pulangkan oleh pihak sekolah, di karenakan ada rapat sekolah dengan orangtua/wali murid. Sebagian besar mereka masih duduk di kelas 7 dan empat pelajar duduk di kelas 8.

Urip Setiyanto menjelaskan bahwa setiap bulan, Kantor Kesbangpolinmas mengadakan razia pelajar, dan razia ini merupakan razia ke-7 di tahun ini.

Sementara Kepala Kesbangpolinmas Suripto menyampaikan, selama tiga bulan terakhir, hasil pelaksana razia pelajar yang terjaring berasal dari luar kota Tegal, hanya dua orang pelajar yang terjaring bulan kemarin.

Terkait dengan alasan 14 pelajar tersebut yang mengaku sudah dipulangkan oleh pihak sekolah, ia menyampaikan seharusnya pelajar yang dipulangkan oleh sekolah tidak langsung main dengan masih menggunakan seragam sekolah pada jam sekolah.

Hal tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tawuran antar pelajar. Ia juga menyampaikan di depan para pelajar yang terjaring razia, jika dipulangkan oleh pihak sekolah semestinya pelajar lebih memanfaatkan waktu dengan belajar di rumah .

Sementara ini pihaknya, hanya memberi surat pemberitahuan kepada sekolah dimana pelajar-pelajar tersebut bersekolah. Dan bagi pelajar-pelajar tersebut diminta menulis surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi, jika sampai terkena razia lagi, pelajar tersebut harus di jemput oleh orangtua atau guru dari sekolahnya. (tomi)

Top