![]()
Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id
Rubah Bahasa
Sebagai upaya peningkatan kesejahteraan para pedagang asongan yang sehari-hari berada di kawasan Terminal Kota Tegal. Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sakila Kerti yang selama ini menjadi tempat dan wadah pedagang asongan berkumpul, sepakat membentuk koperasi bagi para pedagang asongan. Launching pra koperasi TBM Sakila Kerti ini dilaksanakan Kamis (12/6) di TBM Sakila Kerti Terminal Kota Tegal. Tidak tanggung-tanggung tamu undangan yang turut hadir diantaranya Walikota Tegal, Siti Masitha S, Aktivis TBM dan Pendidikan Non Formal, Yessy Gusman, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dishubkominfo dan Kepala Disperindagkop UMKM Kota Tegal.
Selaku Pimpinan TBM Sakila Kerti Kota Tegal, Yusqon mengatakan adanya TBM banyak hal yang harus terus dilakukan untuk peningkatan SDM pedagang asongan terminal kota Tegal. Mereka juga warga yang harus mendapatkan hak dan perlakuan sama. Ditegaskan Yusqon, meskipun mereka pedagang asongan namun semangat untuk belajar, berkarya dan maju sangat tinggi. Banyak karya puisi pedagang asongan yang sudah dibukukan. Ketika waktu senggang mereka lebih banyak meluangkan waktu untuk membaca-baca buku maupun membuat puisi.
Dengan adanya pembentukan koperasi bagi pedagang asongan, Yusqon menginginkan adanya peningkatan kesejahteraan bagi mereka. Selain itu mereka juga bisa belajar mengenai manajemen keuangan melalui koperasi.
Walikota Tegal, Siti Masitha S memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas semangat pedagang asongan di Terminal Kota Tegal. Upaya positif yang telah dilakukan TBM Sakila Kerti harus didukung dalam rangka peningkatan sumber daya manusia khususnya para pedagang asongan. Sitha berharap dengan adanya koperasi, kesejahteraan pedagang asongan bisa lebih meningkat.
Sementara Aktivis TBM dan Pendidikan Non Formal, Yessy Gusman menuturkan, pendidikan menjadi hak bagi setiap warga negara. Tidak banyak pedagang asongan yang memiliki titel pendidikan cukup. Karenanya adanya TBM menjadi tempat yang bermanfaat untuk menimba ilmu, ditambah dengan adanya koperasi diharapkan dapat mensejahterakan mereka. Menurut Yessy meskipun kebanyakan mereka putus sekolah, namun semangat belajar dan berkarya sangat tinggi.