![]()
Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id
Rubah Bahasa
TEGAL – Untuk merefresh kembali pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan peserta dalam penanganan masalah-masalah kesehatan, sebanyak 200 kader kesehatan melaksanakan Jambore Kader Kesehatan Tingkat Kota Tegal Tahun 2015, di Akademi Keperawatan Pemkot Tegal Jl. Dewi Sartika Kota Tegal, Selasa (15/09).
“Refres dan penyegaran serta motivasi kembali para kader kesehatan di Kota Tegal. Jambore ini juga sebagai ajang silaturahmi dan pertemuan besar bagi para kader,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Moehammad Hafidz, M.Kes mengenai tujuan dilaksanakannya Jambore Kader Kesehatan Tingkat Kota Tegal tahun 2015 yang bertema “Dengan Jambore Kader Kesehatan Kita Wujudkan Kader yang Inovatif dan Mandiri Menuju Masyarakat yang Sejahtera dan Bermartabat”.
Disebutkan Hafidz, selain merefresh kembali, jambore dilaksanakan untuk meningkatkan komitmen dan peran serta aktif peserta dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat serta meningkatnya motivasi dan inovasi kader dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat.
Dikatakan Hafidz, peran dan fungsi strategis Kader Kesehatan diperlukan dalam keberhasilan pembangunan kesehatan. Karena kader merupakan warga yang terpilih oleh dan dari masyarakat yang bekerja secara sukarela. Sebagai warga terpilih dan menjadi panutan masyarakat, kader kesehatan harus dilatih dan diberi pembekalan pengetahuan dan ketrampilan kesehatan sehingga mampu menjadi promoter yang mampu menangani kesehatan perorangan maupun masyarakat di sekitar lingkungannya tinggal.
200 peserta jambore terdiri dari Kader Kesehatan Puskesmas Tegal Timur, Tegal Barat, Tegal Selatan, Margadana, Slerok, Bandung dan Kaligangsa sebanyak 160 orang dan PKK Kelurahan dan Petugas Puskesmas(Promkes-UKBM) sebanyak 40 orang.
Dalam jambore peserta diberikan materi dan berbagai perlombaan yang dilaksanakan antara lain peran dan fungsi kader kesehatan sebagai promotor dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan di Kota Tegal dan peran fungsi kader dalam peningkatan fungsi sosial dan kesejahteraan keluarga di masyarakat. Materi disampaikan dengan metode yang ceramah, tanya jawab dan praktek yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Tegal, Tim Penggerak PKK Tingkat Kota Tegal dan BPJS Kota Tegal.
Perlombaan dalam jambore kader kesehatan antara lain perlombaan cerdas cermat, perlombaan penyuluhan, perlombaan penimbangan bayi balita dan perlombaan yel-yel. Pemenang lomba yel-yel adalah Kader Kesehatan Puskesmas Slerok.
Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno secara simbolis membuka Jambore Kader Kesehatan dengan memukul kentongan yang didampingi Ketua PKK Kota Tegal Endang Nursholeh dan Kepala Dinkes Kota Tegal.
Dalam sambutannya Walikota mengatakan bahwa peran dan fungsi kader langsung menyentuh pada persoalan-persoalan di masyarakat. Sehingga diharapkan secara nyata memberikan kontribusi yang baik dalam peningkatan derajat kesehatan yang optimal.
“Sebagai warga terpilih dan menjadi panutan masyarakat, kader harus selalu mengupdate kembali pengetahuan, kemampuan dan keterampilan, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik di masyarakat,” ungkap Walikota.
Walikota minta kepada SKPD–SKPD terkait untuk selalu memberikan perhatian, pembekalan, pembinaan, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang cukup kepada kader-kader kesehatan, sehingga bisa melaksanakan tugas-tugasnya secara efektif.
“Dalam menjalankan peran dan fungsinya yang cukup banyak dan berat, kader sebagai tenaga sukarela harus dilandasi rasa ikhlas. Sehingga tugas yang berat akan terasa ringan,” tutur Walikota.
Disebutkan Walikota, jambore kader kesehatan adalah media koordinasi segenap kader kesehatan terpilih, dengan tujuan memberikan penyegaran dan motivasi kepada kader, setelah melaksanakan kegiatan rutin di masyarakat. Sehingga masing-masing bisa melakukan komparasi antar kader.
“Kepada segenap kader kesehatan, untuk selalu bersemangat, lebih inovatif dan kreatif dalam menjalankan tugasnya. Saya berharap, kader kesehatan yang telah terbentuk mampu membantu program-program pemerintah dalam hal penyediaan informasi kepada masyarakat di bidang kesehatan,” ungkap Walikota.
Untuk memotivasi kinerja kader kesehatan, Walikota memberikan tas kerja kepada 200 peserta jambore kader kesehatan.
Sampai saat ini data kader kesehatan yang aktif dan tervalidasi di Kota Tegal sebanyak 1500 orang, yang tersebar di 27 kelurahan. Jumlah kader yang cukup banyak dan penyebarannya yang merata diharapkan akan mampu secara signifikan mendukung keberhasilan program-program pemerintah.
Walikota dalam kesempatan itu juga meneteskan iodina test pada garam yang dikonsumsi masyarakat.
Penetesan tersebut menandai seluruh warga Kota Tegal berkomitmen untuk mengggunakan hanya garam beriodium pada tatanan rumah tangga. Diharapkan dengan penggunaaan garam beriodium kualitas kesehatan dan kecerdasan akan meningkat dari waktu ke waktu. Selain itu suksesnya Universal Salt Iodium (USI) memerlukan dukungan nyata dari lurah, camat, pedagang dan seluruh masyarakat Kota Tegal.