![]()
Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id
Rubah Bahasa
Menindaklanjuti hasil silaturahmi dengan paguyuban pedagang pasar pagi, Wakil Walikota Tegal, M Nursoleh meninjau langsung pasar pagi blok A, Senin (28/4). Sebelumnya paguyuban pedagang pasar pagi Blok A melakukan pertemuan dengan Wakil Walikota, dan didalam pertemuan tersebut disampaikan beberapa hal yang terkait dengan fasilitas-fasilitas yang ada di blok A Pasar Pagi.
Sesaat setelah meninjau secara langsung Wakil Walikota menyampaikan bahwa permasalahan-permasalahan khusunya dengan fasilitas yang ada blok A, Pasar Pagi segera akan direspon dan ditindaklanjuti berkoordinasi dengan Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan kota Tegal (Dinkop UMKM Perindag)
Wakil Walikota mengatakan, sudah melihat langsung kondisi Blok A, dan permasalahan-permasalahan yang disampaikan ternyata secara bertahap sudah di tindaklanjuti oleh Dinkop UMKM Perindag, Ia mencontohkan masalah Eskalator yang macet, tapi ternyata sudah di perbaiki. Dan untuk permasalah-permasalahan yang lain Wakil Walikota memerintahkan Dinkop UMKM Perindag supaya segera menindaklanjuti penyelesaian permasalah-permasalahan yang masih ada. Menurutnya hal ini segera dilakukan supaya hak-hak dari para pedagang bisa terpenuhi, termasuk rasa nyaman untuk berdagang dan pengunjung .
Walaupun secara umum Ia merasa bangga kota Tegal memiliki Pasar Pagi blok A yang sudah cukup bagus, namun tentunya ini juga harus di imbangi juga dengan pelayanan yang baik dan fasilitas yang memadai.
Ia menghimbau baik dari pedagang dan dinkoperindag untuk “Bareng-bareng Njaga” bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan dan kebersihan fasilitas-fasilitas yang ada termasuk juga didalamnya parkir yang ada di Pasar Pagi.
Merespon hal tersebut, kepala Dinkop UMKM Perindag Sugeng Suwaryo, menyampaikan ini bentuk pelayanan prima, jika terjadi keluhan dari warga langsung kepala SKPD di panggil dan dikoordinasikan untuk di selesaikan. Langkah apa yang perlu diambil, tentunya disesuaikan dengan anggaran yang ada, jika memang ada anggarannya ada pihaknya akan segera melakukan perbaikan-perbaikan, namun sebaliknya jika tidak ada anggarannya di persiapkan langkah-langkah lainnya. Dengan 13 pasar yang dimilki kota Tegal tentunya dengan anggaran yang ada akan digunakan menggunakan skala prioritas. Tidak semuanya bisa langsung teratasi.
Sugeng Suwaryo menjelaskan bahwa pihaknya selalu melakukan kerja sama dengan pedagang pasar, “mereka sudah seperti rekan” ujarnya. “Jadi jika ada masalah kita rembug besama untuk dicarikan jalan keluar”
Sementara, Koordinator Pedagang Pasar pagi Blok A, Jun Mono menyampaikan, sebelumnya memang ada beberapa keluhan dari para pedagang terkait ekskalator yang mati, oleh karena itu Ia mohon perhatian dari Pemkota Tegal, untuk segera memperbaiki ekskalator tersebut.
Jun Mono menambahkan, mengingat sebentar lagi menjelang lebaran, disaat pengunjung ramai, fasilitas-fasilitass yang sekarang ada yang salah satunya ekskalator ini sebagai penunjang pengunjung untuk naik kelantai II atau III. Dan keluhan tersebut sudah langsung direspon baik oleh Pemkot, dengan segera diperbaikinya ekskalator yang macet.
Kedepan, Ia berharap pemkot memberikan kegiatan even-even promosi untuk pasar pagi blok A, agar semakin menarik orang lebih banyak lagi berkunjung ke pasar pagi. Selain itu ia juga menyinggung bantuan pengamanan pasar, karena sudah menjadi rahasia umum bahwa masih ada kasus-kasus pencopetan yang ada di pasar, ia mengharap adanya tambahan pengamanan dengan menambah Satpam yang membantu satpol PP di pasar.(tomi)