Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

SLAWI - Sebanyak 100 pelaku UMKM yang ada di wilayah Karesidenan Pekalongan mengikuti Pelatihan Sistem Jaminan Produk Halal dan Fasilitasi Halal UMKM, Senin (25/3/2024) di Grand Dian Hotel, Slawi. Kegiatan pelatihan tersebut diadakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal.

Kepala KPw BI Tegal Marwadi mengatakan, 100 pelaku UMKM yang mengikuti merupakan UMKM dari produk makanan siap saji atau catering, UMUKM yang memiliki produk berbahan baku daging ayam, sapi maupun kambing yang tersebar di wilayah Karesidenan Pekalongan.

Pelatihan tersebut sebagai bentuk komitmen Bank Indonesia untuk terus berperan aktif dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air. Sebab, kebijakan pengembangan Bank Indonesia mengacu pada tiga pilar strategi utama, yaitu pengembangan ekonomi syariah, keuangan syariah dan edukasi.

Perlu diketahui, bahwa jumlah populasi muslim di dunia pada tahun 2021 mencapai 1,8 miliar jiwa dengan potensi belanja produk halal mencapai 2,2 triliun USD. Sedangkan Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dan diprediksi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan mengalami peningkatan konsumsi produk halal sebesar 3,2 triliun pada tahun 2024.

Karenanya, konsumsi yang besar akan menimbulkan permintaan yang besar. Oleh karena itu perlu diimbangi dengan supply yang besar dari sisi produsen, sehingga perlu adanya suatu langkah untuk mendukung pertumbuhan produsen produk halal di Indonesia salah satunya adalah Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (Zona KHAS).

Saat ini KPw BI Tegal dalam proses implementasi Zona KHAS, pada tanggal 2 Desember 2023 telah dilaksanakan Kick Off Zona Digital dan Zona KHAS (Kuliner, Halal, Aman dan Sehat) di waduk wisata Cacaban Tegal dan kedepan akan dilaksanakan Kick Off dan Launching Zona KHAS di Rest Area Km.282 Lebeteng Tegal, Kantin SMAN 1 SLawi Tegal. Dengan harapan akan semakin banyak tempat wisata dan tempat kuliner yang dikembangkan menjadi zona khas.

Selain itu, kegiatan pelatihan tersebut memberikan manfaat bagi para peserta dan menjadi sarana edukasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terutama muslim agar mampu memproduksi dan mengonsumsi pangan yang halal,aman, dan sehat. Menyediakan produk yang halal, aman, dan sehat adalah sebuah bentuk kepedulian dari pelaku usaha. Sedangkan bagi konsumen dapat mengonsumsi produk yang bersertifikat halal, aman, dan sehat dapat memberikan rasa aman dan menenangkan.

Top