Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL - Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono bersama Forkopimda Kota Tegal memantapkan koordinasi dalam rangka mengantisipasi bencana. Salah satunya Pembentukan Tim Kebakaran Hutan dan Lahan di Ruang Rapat Kantor Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Selasa (22/8) pagi. Hadir dari Forkopimda Kapolres Tegal Kota, AKBP Jaka Wahyudi, Danlanal Tegal, Letkol Marinir Moch. Chanan Asfihani, M.Tr.Hanla., Dandim 0712/Tegal, Letkol Inf. Suratman, SIP, Perwakilan Dansatradar, Perwakilan Forkopimda, serta Kepala OPD Terkait.

Wali Kota Tegal dalam sambutannya menyampaikan bahwa kewaspadaan terhadap bencana alam terutama kebakaran harus diwaspadai mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau. "Kalau di Kota Tegal kita fokus kepada lahan, industri, gudang, pemukiman penduduk, home industri, pelabuhan. Kita berharap ada koordinasi yang masif dan persiapan yang matang. Ketika terjadi kebakaran di masyarakat, masyarakat diajak peduli memberikan informasi, dan mengetahui kontak person," ujar Dedy.

Wali Kota juga berharap untuk petugas Pemadam Kebakaran harus stand bye saat terjadi bencana kebakaran. "Bulan puncaknya Agustus, September, Oktober puncak kemarau, jangan sampai ketika ada masyarakat yang minta blangwir, ini blangwir lambat, kendaraan harus siap dan personil siap, bahan bakar siap, kondisi tengki harus penuh air dan menghadap siap," tambah Wali Kota.

Sementara itu, Kapolres Tegal Kota, AKBP Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa koordinasi berbagai pihak sangatlah diperlukan guna persiapan bilamana terjadi bencana. "Adapun salah satu tujuannya adalah melaksanakan bantuan pertolongan dan penyelamatan terhadap korban bencana berupa tindakan tanggap darurat untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan meliputi giat penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan keburuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan serta pemulihan prasarana dan sarana," papar AKBP Jaka.

Danlanal Tegal, Letkol Marinir Moch. Chanan Asfihani mengutarakan bahwa inventarisir peralatan dan kelengkapan yang dimiliki dalam menghadapi bencana harus dilakukan. "Bahwa kita menginventarisir alat yang dipunyai, kesiapan personil juga disiapkan, zonasi kapal menurut kebutuhan, bbm dimana, perbekalan dimana. Juga membasahi kapal secara periodik," ujar Danlanal.

Sedangkan Dandim 0712/Tegal, Letkol Inf. Suratman mengutarakan bahwa desain dan SOP jalur evakuasi harus jelas. "Desain penanganan, baik jalur dan perencanaan evakuasi dan persiapan. Jalur evakuasi, jadi SOP nya jelas dan terperinci dalam penanganan bencana," ujar Dandim 0712/Tegal.

Top