Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, SE, MM resmi membuka Kongres Luar Biasa Pemilihan Ketua Askot PSSI Kota Tegal 2022 yang diselenggarakan di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal, Senin (13/6).

Agenda Kongres tersebut memilih tiga calon Ketua ASKOT PSSI Kota Tegal periode 2022 - 2025, yaitu Desty Maniora Loui, Hendria Priatmana, SE dan Asif Saefudin, S.Psi.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi terselenggaranya Kongres sebagai langkah untuk memajukan persebakbolaan Kota Tegal. Beliau meminta PSSI Kota Tegal dibawah kepemimpinan Ketua ASKOT PSSI Kota Tegal yang terpilih agar berani berinovasi, semisal mentransfer pemain luar dan pembibitan yang tepat yang dimulai dari sekolah-sekolah sepak bola. Beliau juga meminta KONI Kota Tegal agar memprioritaskan cabor (cabang olahraga) sepak bola.

"Sepak bola dapat membawa nama besar kota. Sebetulnya ada peluang bagi Kota Tegal, diantaranya melalui Piala Suratin, Liga 3 dan khususnya Asosiasi Sepak Bola Wanita. Karena, di Kota Tegal memiliki sekolah seperti SUPM dan Poltrans, yang siswa perempuannya telah dilatih fisik yang kuat," ujar Dedy Yon.

Sementara itu, Ketua Panitia Kongres, Adi Jefri Hermanto mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tegal serta jajaran Forkopimda. Pihaknya berharap Kongres berjalan dengan terbuka, lancar, damai sesuai arahan dari Wali Kota Tegal serta mematuhi peraturan FIFA.

Plt. Ketua ASKOT PSSI Kota Tegal, Heri Fitriansyah dalam sambutannya menyampaikan amanah dari Ketua Asosiasi Sepak Bola Provinsi Jawa Tengah, Yoyok Sukawi, bahwa Kongres tersebut adalah jawaban atas ketidak aktifan PSSI Kota Tegal selama ini. Kongres diharapkan dapat memilih Ketua PSSI Kota Tegal terbaik untuk menjalankan roda olahraga khususnya Sepak Bola di Kota Tegal.

Diungkapkannya, Kongres yang direncanakan diselenggarakan pada awal 2022, sempat tertunda sekitar 2 tahun karena pandemi. Karenanya, diharapkan Kongres yang sudah dinantikan sejak lama itu dapat berjalan demokratis.

"Siapapun yang nanti terpilih harus didukung penuh seluruh elemen," tandasnya.

Heri menegaskan, ada dua standar PSSI dalam pemilihan ketua, yaitu memastikan peserta pemilik hak suara (Voters) adalah klub atau Persatuan Sepak Bola (PS) yang aktif mengikuti kegiatan terakhir PSSI, dimana tercatat ada 24 tim. Lalu, hanya voters yang berhak menentukan keputusan tertinggi. Karenanya sidang hanya boleh diikuti Voters, Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan.

"Besar harapan bahwa Kota Tegal mampu bangkit, kembali jaya dalam persepakbolaan," pungkasnya.

Ketua KONI Kota Tegal, Supardi mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Tegal untuk kemajuan cabang olahraga di Kota Tegal, terbukti dari peningkatan anggaran dari tahun ke tahun. Untuk 2022, diungkapkannya, KONI mendapat anggaran hibah sebesar Rp. 2,8 milyar. Alokasi anggaran terbesar adalah PSSI sebesar Rp 100 juta lebih. Hal ini dikarenakan sepakbola adalah cabang olahraga yang membutuhkan biaya besar.

Dalam kesempatan itu, KONI meminta agar ASKOT PSSI Kota Tegal mempersiapkan Persegal (Persatuan Sepak Bola Kota Tegal) untuk Liga 2 tingkat lokal di tahun 2022.

"Harapannya, agat di tahun 2026 nanti, pemain-pemain-pemain usia 22 tahun ini sudah siap mengikuti POR Prov (Pekan Olah Raga provinsi)," pesannya.

KONI juga berharap Ketua ASKOT PSSI Kota Tegal dapat mengatasi permasalahan yang terjadi, serta secepatnya merealisasikan kegiatan yang telah diagendakan, karena untuk pelaksanaan sebuah kompetisi perlu waktu panjang. Selain itu, KONI Kota Tegal meminta kepengurusan ASKOT memiliki kredibilitas tinggi dan mampu melakukan tugas sesuai statuta FIFA.(galih)

Top