Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Musda DKT

Tegal Kota_Ketua Panitia Musda DKT Tahun 2021, Rudi Iteng menyampaikan tujuan diselenggarakan Musda DKT tahun 2021 adalah guna meminta pertanggungjawaban pengurus DKT periode 2018 – 2021. Hal ini disampaikan Rudi Iteng saat pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DKT, di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Rabu (17/03/2021). Menurutnya Musda DKT yang digelar hari ini juga untuk mengevaluasi organisasi dan pelaksanaan program kerja DKT 2018 – 2021 dan menyusun kepengurusan baru dan program kerja DKT periode 2021 – 2024.

Disinggung soal tiga manfaat yang harus ada di Musda DKT, Seniman yang berkepala plontos ini menyampaikan Musda DKT ini paling tidak mempunyai tiga manfaat yaitu Musda DKT bagi dewan kesenian Kota Tegal diharapkan dapat memberikan penyegaran organisasi dan meningkatkan kinerja organisasi yang lebih dinamis dan lebih progresif, baik bagi upaya meningkatkan mutu dan kegiatan kesenian di Kota Tegal maupun kemitraan dengan Pemerintah Kota Tegal.

"Manfaat kedua bagi Pemerintah Kota Tegal diharapkan Musda DKT ini dapat menjadi arah dan atau bahan pertimbangan dalam pelaksanaan pembangunan sektor kebudayaan dan kesenian Kota Tegal, dan yang ketiga manfaat bagi institusi kesenian dan seniman Kota Tegal Musda DKT ini diharapkan dapat menjadi sarana dalam menyusun kegiatan kesenian dan pengembangan berkesenian para seniman dan lembaga kesenian di Kota Tegal agar dapat berjalan secara lebih baik lagi pada periode tiga tahun kedepan,” tegas Rudi Iteng.

Sementara itu sambutan Wali Kota Tegal H. Dedy Yon Supriyono yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal M. Ismail Fahmi, S.IP., M.Si mengharapkan Dewan Kesenian Tegal (DKT) dapat menggapai sasaran strategis dan membangun tatanan baru dalam berkesenian. Apalagi kedepan kesenian menghadapi tantangan yang tidak mudah, sebab pandemi telah menjungkir balikkan pranata yang ada.

“saat ini tatanan baru harus dibangun dengan pola new normal, seni sudah harus akrab dengan IT, virtual, dan mengglobal ketika budaya jaga jarak jadi mazhab baru,” ungkap Fahmi.

Wali Kota terus berharap agar kesenian di Kota Tegal terus berkembang, baik dari jenis kesenian, jenis pertunjukan yang dihadirkan, dan kantong - kantong seni di seluruh wilayah Kota Tegal. "Hadirkanlah kreatifitas seniman, baik kelompok seni masyarakat, kelompok seni pelajar, juga mahasiswa. Sehingga kelompok-kelompok tersebut bisa jadi tata surya kesenian Kota Tegal dalam orbit masing - masing" kata Fahmi.

Selain itu perlu juga DKT bersama bidang kebudayaan melakukan pendataan kekayaan seni budaya kita, untuk segera dipatenkan, banyak kekayaan seni budaya kita yang belum dipatenkan seperti batik tegal, soto tegal, balo-balo, dan lain sebagainya. Pematenan kekayaan seni dan budaya kota tegal harus segera direalisasi agar tidak di klain oleh daerah lain.

Menyikapi kegiatan DKT pada masa 3 tahun yang lalu, Ketua DKT, Yono Daryono mengatakan apa yang dicita-citakannya adalah DKT sebagai mitra Pemerintah Kota Tegal lebih ditujukan kepada sebagai penasehat, sebagai juru bicara ataupun mentor pemerintah.

Yono Daryono juga menyinggung tentang anggaran, dirinya menyampaikan agar anggaran perlunya lebih diprioritaskan kepada sanggar-sanggar bukan kepada DKT. "DKT bukan mengelola mentah-mentah, itu menurut cita cita saya. Tapi Pemkot punya orientasi yang berbeda dengan pemikiran kita, kemitraan itu yang selalu saya cita-citakan belum tercipta,” tutur jebolan Jurnalis RCTI ini.

 

Top