Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Dalam rangka menstabilkan harga pada moment Natal dan Tahun Baru (Nataru), Disperindagkop Pemkot Tegal kembali menggelar Operasi Pasar di halaman Pasar Langon, Slerok Kecamatan Tegal Timur pada Selasa (29/12).

Bekerjasama dengan Perum Bulog Cabang Kantor Pekalongan, kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga sejak pukul 08.00 WIB.

"Alhamdulillah, setelah Operasi Pasar digelar, terjadi penurunan harga beberapa komoditas, menjadi kembali normal", papar Joko Sukur, Kepala Disperindagkop.

Joko menambahkan, Operasi Pasar tidak mengalami kendala, termasuk stok kebutuhan pokok masyarakat, seperti beras, gula, telur, minyak dalam kondisi aman. Bahkan terkait beras, dengan penambahan kuota sebanyak 5,5 persen, justru melimpah hingga akhir tahun 2020.

Sementara itu, Kepala Pasar Langon, Kota Tegal, Untung Santoso mengakui lonjakan harga sempat terjadi pada komoditas bawang merah dan cabai sebelum Natal. Namun secara umum, pelaksanaan operasi pasar berjalan seperti yang diharapkan.

"Kami apresiasi kegiatan ini karena masyarakat menjadi tenang dengan turunnya gejolak harga sembako",pungkasnya.

Petugas Bulog Cabang Kantor Pekalongan, Maulana Syafiudin mengatakan respon masyarakat cukup baik dengan terjualnya beras, minyak goreng, dan gula pasir karena Bulog menjual dibawah harga pasar.

Sesuai arahan Disperindagkop, jika beberapa komoditas sudah turun harga, maka pihak Bulog akan menghentikan penjualan komoditas tersebut.

Fatmawati, warga yang mengunjungi kegiatan tersebut mengaku senang karena sembako yang diinginkannya tersedia banyak dan dijual dengan harga murah.

"Penginnya kegiatan ini ada terus, karena masa pandemi cari kerja (uang) juga serba sulit, ujarnya.

Farikha dan warga lainnya, mengaku tertarik mengunjungi operasi pasar setelah mendengar kabar dari Radio Sebayu FM Tegal. Karena dijual lebih murah, telor yang harganya 26 ribu, hanyai cuma 24 ribu perkilogram.

Rencananya Operasi Pasar akan digelar hingga akhir tahun 2020 yaitu sebelumnya di Pasar Pagi, Pasar Langon Kota Tegal dan menyusul adalah di Pasar Kejambon Kota Tegal.

Top