Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL – Malam pergantian tahun 2020 ke 2021, beberapa ruas jalan protokol, jalur-jalur yang akan menuju ke pusat Kota Tegal rencananya akan di tutup.

Tak hanya itu, di Kota Tegal tidak ada keramaian, izin keramaian tidak akan diberikan pada malam tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tegal Kota, AKBP. Rita Wulandari Wibowo, pada Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral persiapan pelaksanaan Operasi Lilin Candi -2020, di Meeting Room, Premiere Hotel, Jum’at (18/12).

Rakor tersebut dihadiri Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, Komandan Kodim 0712, Letkol. Inf. Sutan Pandapotan Siregar dan Sekretaris Daerah Kita Tegal, Johardi.

Penutupan jalur-jalur ke pusat Kota Tegal, dan tidak dikeluarkannya izin keramaian pada malam pergantian tersebut. Menurut Kapolres Tegal Kota, hal tersebut merupakan bagian dari Operasi Lilin Candi 2020 dan upaya dari pihaknya, bersama-sama segenap komponen di Kota Tegal untuk mencegah adanya klaster-klaster baru Covid-19.

Kasat Lantas Polres Tegal Kota, AKP. Irianto Budi Cahyono menjelaskan jalur-jalur nantinya akan di tutup. Sepanjang Jl. Veteran, Jl. Ahmad Yani sampai ke seputar Alun-alun dan taman Pancasila dan Jl. Pancasila.

Dalam Kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tegal menghimbau agar masyarakat tidak berkerumun dan melakukan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan keramaian di malam tahun baru.

Wakil Wali Kota Muhamad Jumadi, menyampaikan Natal dan Tahun Baru ini berlangsung di dalam kondisi yang luar biasa, karena ada pandemi Covid-19.

“Inilah saatnya sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah, TNI, Polri. Masyarakat bahu membahu sadar untuk menghadapi Pandemi Covid-19, sebab Pandemi belum berakhir,” tutur Jumadi.

Top