Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

FGD Tegal BerporiTegal Kota_Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menggelar Focus Discussion Group (FGD) Restorasi Sungai Berbasis Ketangguhan Komunitas dalam rangka Mewujudkan Kota Tegal Berpori (Sponge City). Gelaran FGD yang dilaksanakan Rabu (18/11) bertempat di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal.

Saat membacakan sambutan Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Kepala DPUPR Kota Tegal Sugiyanto mengatakan salah satu cara paling efektif untuk mengatasi krisis air dan mencegah banjir secara alami adalah dengan sistem pori pori area resapan dan drainase yang terdapat pada permukaan sampai bawah tanah.

"Ketika pori-pori area resapan dan drainase banyak yang hilang atau tertutup akibat pembangunan, maka air hujan dan air limpasan terbuang terjadi banjir sehingga terjadi kelangkaan air. Maka dengan itu Pengelola Sumber Daya Air atau PSDA harus bisa mengembalikan pori pori tanah area resapan untuk mewujudkan Kota Tegal berpori atau Sponge City" tegas Sugiyanto.

Dikatakan Sugiyanto, Walikota Tegal Dedy Yon juga mengajak kepada seluruh peserta FGD agar meuwujukan Kota Tegal Berpori dengan langkah awal melestarikan sungai gung untuk menjamin sumber air kehidupan.

Sementara itu Narasumber dari Universitas Dipenogoro Prof Dr. Ir. Suripin, M. Eng dalam paparannya mengatakan Sponge City atau Kota Berpori adalah kota yang terstruktur dan dirancang untuk menyerap dan menampung air hujan serta memanfaatkannya untuk mengurangi banjir. "Air Hujan yang dipanen dapat digunakan kembali untuk irigasi dan digunakan di rumah" ungkap Suripin.

Suripin menambahkan tujuan umum restorasi adalah peningkatan secara komprehensif fungsi ekologis sungai, serta manfaat sungai. Namun tujuan utama lainnya adalah intergritas ekosistem sungai, pengaturan diri dan kapasitas regenerasi, sumber daya yang utuh (air, tanah) kemungkinan untuk mengalami keindahan dan keanekaragaman lanskap sungai alami dan keberlanjutan sumber daya air.

FGD dihadiri seluruh Kepala OPD Kota Tegal, unsur akademisi dari Universitas Pancasakti Tegal, Universitas Muhadi Setiabudi Brebes Tim penggerak PKK Kota/Kabupaten Tegal, Lembaga Swadaya Masyarakat dan stakeholder terkait.

Top