Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Satreskrim Polres Tegal Kota kembali mengungkap kasus tindak kejahatan atau kriminal. Sebanyak empat kasus yang diungkap, berhasil menangkap 7 tersangka. Hal ini disampaikan Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari, saat Konferensi Pers di halaman Mapolres Tegal Kota, Jumat (13/11) sore.

Rita menjelaskan, empat kasus yang diungkap diantaranya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan TKP di jalan Arum Indah V/ V no 29 atau di rumah korban. Pada kasus ini berhasil menangkap dua pelaku yakni SAL warga Purwahamba Kecamatan Suradadi dan seorang perempuan RSD warga Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

Selanjutnya yakni pengeroyokan dan pencurian dengan kekerasan, yang menangkap dua pelaku yang masih dibawah umur. Karenanya pelaku tidak dapat dihadirkan mengingat pasal 97 UU No 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Kemudian kasus pencurian baliho yang baru-baru ini terjadi dengan TKP di jembatan penyeberangan depan Pacific Mall Tegal. Dua pelaku yakni AZ dan DUL warga Kecamatan Bojong dan sudah lama berprofesi sebagai pencuri baliho besar.

Keduanya kerap beroperasi di sejumlah titik gawangan baliho besar yang ada di kota Tegal, berbekal mobil pick up, tali dan peralatan pendukung, para pelaku bekerja malam atau dini hari. Hasil curiannya dijual diluar kota dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Kasus selanjutnya yakni penipuan dan atau penggelapan. Alih-alih memiliki tanah kavling di sebuah perumahan di wilayah Kota Tegal, pelaku AR warga Wonosobo yang kebetulan sebelumnya bekerja sebagai pelaksana proyek menawarkan tanah kavling kepada korban Syatori warga Kecamatan Margadana.

Korban yang sudah membayar Rp 150 juta namun, tak kunjung ada kejelasan dari pelaku perihal tanah tersebut. Pelaku kerap berkelit, bahkan memberikan cek kosong kepada korban, hingga akhirnya korban yang merasa ditipu melapor ke Polres Tegal Kota.

Ditambahkan Rita, semua tindak kejahatan yang diungkap, berhasil mengamankan berbagai macam barang bukti. Semua pelaku akan berhadapan pada ancaman hukuman sesuai tindak kejahatannya.

Top