Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Tegal - Keberhasilan Kota Tegal dalam menangani Pandemi Covid-19 mendapatkan apresiasi dari Komisi A DPRD DKI Jakarta, hal ini terlihat ketika para anggota dewan tersebut melaksanakan kunjungan kerja yang bertajuk "Koordinasi Dan Studi Komparasi Ke Walikota Tegal, Jawa Tengah Guna Mendapatkan Informasi Tentang Penanganan Dan Pengendalian Covid 19 , Management Bansos Serta Peran Serta Ormas Dalam PSBB" Jumat (3/7/2020) di Pendopo Ki Gede Sebayu, Komplek Balaikota Tegal.

Walikota dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terimakasih sudah berkenan berkunjung di Kota Tegal.

“Kota Tegal adalah kota bahari yang terkenal juga dengan slogan laka-laka yang artinya Kota Tegal tiada duanya. Dan Alhamdulillah Kota Tegal saat ini adalah zona hijau dengan tahapan pertama lokal lokdown, isolasi wilayah dan setelah disetujui Kemenkes melaksanakan PSBB selama 2 kali,” ucap Walikota mengawali sambutan.

Walikota juga menambahkan bahwa biaya penanganan Covid-19 di Kota Tegal ini paling rendah karena hanya 10 Miliar, dimana Pemerintah Kota Tegal bisa mendapatkan APD dengan harga yang rendah termasuk juga harga sembako yang di bagikan kepada warga yang terdampak, termasuk peran serta aktif masyarakat selama masa pandemi dalam mengikuti anjuran pemerintah termasuk juga protokol kesehatan .

“Biaya kita paling hemat, yang kedua pembelanjaan sembako dan pembelian APD paling rendah dan juga pemulihan ekonomi yang pertama dan juga pembubaran gugus tugas yang pertama,” tambah Walikota.

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiono, SE mengatakan bahwa apresiasi pantas di dapatkan Walikota Tegal dimana penanganan Covid-19 berhasil membuat Kota Tegal menjadi zona hijau.

“Banyak hal positif yang bisa kita dapatkan bagaimana penanganan pengendalian Covid-19 kemudian management bansos yang bagus juga, termasuk juga dalam pengendalian harga sembako dan APD yang tidak melonjak , serta kompaknya ormas disini dalam PSBB,” ucap Mujiono.

Top