Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Dalam rangka memenuhi kebutuhan uang rupiah kepada masyarakat di wilayah Eks-Karasidenan Pekalongan selama Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal telah mempersiapkan dan menyediakan stok uang dalam jumlah maupun pecahan yang cukup dan dalam kondisi layak edar. Distribusi pemenuhan kebutuhan uang masyarakat tersebut dilakukan Bank Indonesia bersama Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di seluruh wilayah Eks-Karasidenan Pekalongan.

Kepala KPw BI Tegal M Taufik Amrozy dalam teleconference-nya kemarin (8/5) mengatakan, perkiraan penarikan uang yang dilakukan oleh Perbankan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri pada tahun ini hanya mencapai Rp 2,79 triliun, mengalami penurunan dari realisasi tahun 2019 yang mencapai Rp 3,2 triliun. Pemenuhan kebutuhan uang pada periode lebaran 2020 dilakukan melalui penarikan perbankan baik untuk pengisian ATM maupun penarikan/ penukaran masyarakat. Selain itu, terdapat penambahan untuk mengakomodasi penyaluran Bantuan Sosial Pemerintah oleh beberapa bank yang telah ditunjuk Pemerintah.

Dalam pemenuhan Uang Pecahan Kecil (UPK), masyarakat dapat melakukan penukaran secara retail kepada perbankan baik Bank Umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Sementara pada tahun ini, Bank Indonesia hanya akan melayani penukaran secara kolektif dan partai besar (Wholesale) kepada masyarakat melalui perbankan, institusi/ lembaga dan mitra kerja Bank Indonesia, seperti Pemerintah Daerah dan Forkompinda.

Ditegaskan Taufik, KPw BI Tegal dan perbankan menghimbau supaya masyarakat tidak melakukan penukaran melebihi kebutuhan. Hal itu dilakukan supaya masyarakat dapat memperoleh pecahan yang merata dan tidak berlebihan. Selain itu, ditengah pandemi Covid-19, KPw BI Tegal telah meminta Dinas, Instansi yang membutuhkan layanan penukaran uang untuk melakukan penukaran secara kolektif sehingga dapat mengurangi antrian dalam rangka mendukung kebijakan Social and Physical Distancing yang telah dicanangkan Pemerintah.

Sementara upaya nyata yang telah dilakukan KPw BI Tegal dalam pelaksanaan tugas pengedaran uang sekaligus mendorong pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu melakukan social and physical distancing dengan meniadakan untuk sementara waktu kegiatan kas keliling dan layanan penukaran kepada masyarakat yang dilakukan secara retail. Melakukan penyemprotan disinfektan pada sarana dan prasana pengolahan uang serta melakukan karantina selama 14 hari terhadap uang yang masuk ke Bank Indonesia untuk memastikan sterilisasi terhadap proses pengolahan dan pendistribusian Uang Layak Edar (ULE) kepada masyarakat. Mewajibkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas layanan di KPw BI Tegal dan perbankan di Eks-karasidenan Pekalongan, minimal penggunaan masker, sarung tangan dan selalu menjaga kebersihan melalui test pemindaian suhu badan dan menggunakan hand sanitizer. Mendorong agar masyarakat mengoptimalkan fasilitas perbankan dalam penggunaan transaksi secara non tunai maupun penggunaan aplikasi pembayaran non tunai untuk membantu pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Top