Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

IMG-20200310-WA0062

JAKARTA_Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, S.T., M.M., CHFI., membeberkan kondisi pemerintah Kota Tegal dalam mengaplikasikan paradigma tekhnologi dalam rangka menuju Kota Tegal Smart City. Materi Government Readiness to 5G digeber Jumadi dalam rangka upaya Pemerintah Daerah membangun Smart City pada acara Indonesia 5G Ecosystems Conference 2020 di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (10/02/2020).

Inovasi Kota Tegal yang menjadi contoh antara lain inovasi layanan dokumen kependudukan yang dinamai Jakwir Cetem yaitu layanan pertama di Indonesia kerjasama dengan salah satu operator transportasi online untuk penghantaran dokumen kependudukan, sehingga warga tidak perlu datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal.

Dalam konferensi yang diprakarsai oleh ICT Institute dengan tajuk “Spectrum and Regulatory Challenges and Applied Oportunity for Its

Ecosystems and Competitive Economy”, Jumadi juga memberikan contoh inovasi lain yang telah dilakukan oleh Pemkot Tegal yakni Inovasi Layanan Gawat Darurat Lekontangi, yaitu inovasi dalam penanaganan kegawatdaruratan medis pra rumah sakit. Selanjutnya inovasi layanan lansia yang diberi nama Jempolan untuk pengantaran makanan bagi lansia menggunakan transportasi online dan tanda tangan elektronik (digital signature, e-sign) yang sudah diaplikasikan di 27 kelurahan. Ada juga pemanfaatan Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai Lampu Jalan Pintar (Smart Street Light) dan CCTV & Video Analitics untuk penanganan banjir yang sering terjadi di Kota Tegal.

Dengan didampingi Kepala Diskominfo Kota Tegal Drs. Markus Wahtu Priyono, Jumadi menegaskan pentingnya kolaborasi antara vendor, pemerintah pusat dan daerah dan pihak-pihak yang berkepentingan untuk membangun infrastruktur dan mempersiapkan hal-hal yang bisa dimanfaatkan. "Misalnya aplikasi yang terus-menerus digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti pelayanan KTP, pelayanan Lansia, digitasl signature" ujar Jumadi

Kota Tegal menurut Jumadi sudah ada Masterplan dan juga Roadmap Infrastruktur No.10/2018, Jaringan Serat Optik sudah menghubungkan 4 Kecamatan dan 27 kelurahan dengan panjang 20 KM, wifi publik tersedia di 4 kecamatan dan 27 kelurahan serta beberapa tempat publik lainnya, sudah ada 62 aplikasi layanan pemerintahan seperti SIMDA, SIM, LPSE, SIAK, SIMOSS dimana 45% adalah layanan publik dan 55 administrasi pemerintahan, dengan 81% berupa web based, 18 % desktop based dan 1 % Android based dan tersedianya Command room.

Jumadi menyebut melalui Program SMART City Kota Tegal sudah membangun jaringan Fiber Optik yang menghubungkan seluruh OPD dan menyediakan akses WIFI gratis bagi masyarakat di banyak titik lokasi, panjang jaringan FO yang sudah terpasang kurang lebih 52 KM.

Pemerintah Kota Tegal sudah memasang Hotspot internet public akses gratis bagi warga masyarakat sejumlah 21 titik dengan kecepatan rata-rata 50 Mbps. Lokasi Wi-Fin-nya ada di Pendopo Ki Gede Sebayu, Alun-alun kota, Taman Poci, Pendopo di kecamatan dan Kelurahan, Halaman DPRD, Monumen Bahari PAI.

Para peserta konferensi terlihat tertarik dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Tegal terkait inovasi-inovasi dan teknologi informasi yang telah diterapkan oleh Pemkot Tegal.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi mengatakan konferensi ini sebagai upaya untuk menyiapkan stakeholder dalam melaksanakan 5G, seperti Pemerintah, akademisi, vendor dan lainnya. “Diharapkan teknologi 5G ini tidak hanya internet yang cepat tetapi masyarakat tidak dapat memetik manfaatnya, tentunya dengan kesiapan pemerintah daerah itu sendiri" Ujar Heru.

Top