Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Tahun Baru Cina atau Imlek yang sebentar lagi dirayakan yakni tepatnya 25 Januari 2020, tak meriah dan lengkap rasanya jika tanpa kehadiran kue keranjang atau lebih dikenal dodol ranjang. Kue yang identik dengan warna cokelat tua, berasa manis ini, selalu ada dan disajikan untuk disantap warga keturunan Cina saat perayaan imlek.

Adalah Mindayani (79) salah satu emilik usaha kue keranjang tepatnya di jalan Belimbing 84 Kota Tegal. Hampir setiap setahun sekali, dirinya selalu memproduksi kue keranjang. Biasanya produksi sudah dimulai sebulan sebelum imlek.

Kue dengan bahan dasar tepung ketan dan gula ini dulu masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang Cina sebagai bekal diperjalanan. Filosofi kue keranjang disajikan setiap Imlek, menurut Mindayani adalah ketan yanh bersifat lengket dan gula berasa manis dimaksudkan untuk mempererat hubungan sesama manusia dan menjalani hidup dengan bahagia atau manis.

Mindayani yang sudah menjalani usaha kue keranjang 40 tahun lamanya, awalnya belajar membuat kue keranjang dari pembantu rumah tangga yang saat itu tinggal dirumahnya semasa remaja. Dari situlah, keahlian membuat kue keranjang ditekuninya.

Hampir setiap tahun memproduksi kue keranjang, Mindayani sudah menyiapkan bahan baku seperti tepung ketan dan gula untuk proses produksi sebanyak sekitar 1 ton.

Untuk tahun ini, harga bahan baku mengalami kenaikan, seperti tepung ketan dulu Rp 15 ribu sekarang Rp 20 ribu perkilogram, gula dari Rp 10 ribu sekarang Rp 12.500 perkilogram. Sedangkan untuk harga kue keranjang terpaksa dinaikan, yakni untuk rasa original dari Rp 18.500 sekarang Rp 20 ribu/ kg, dan kue keranjang dengan varian rasa, seperti kakao, pandan dan strawberry dari Rp 20 ribu naik menjadi Rp 21 ribu/ kg.

Untuk pemesan dan konsumen tidak hanya dari Tegal dan sekitarnya saja, tetapi juga datang dari Solo, Pekalongan, Bandung, Semarang.

Ditambahkan Mindayani, kue keranjang dapat tahan sampai 3 bulan dan bisa dimakan langsung, dikukus atau dikreasikan dengan digoreng dicampur telor, ataupun kelapa parut.

Top