Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawah dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

KPU Kota Tegal menggelar Konferensi Pers Hasil Pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 di RM Dapoer Tempoe Doeloe, Senin (30/12). Hadir dalam acara tersebut para awak media dari surat kabar cetak, online, televisi dan radio.

Ketua KPU Kota Tegal Elvi Yuniarni mengatakan gelar konferensi pers seharusnya memang diadakan setelah usai pemilu, namun baru bisa dilaksanakan pada Desember ini karena kesibukan kegiatan KPU Kota Tegal.

Pada pemilu yang sudah dilaksanakan kemarin, data potensial pemilih kota Tegal tahun 2019 ada sebanyak 207.690 terdiri dari laki-laki 103.541 dan perempuan 104.149. Dari jumlah tersebut telah diverifikasi menjadi DPT 204.852 orang terdiri dari 101.945 perempuan dan 102.907 laki-laki. Untuk jumlah TPS sebanyak 752 tersebar di 27 kelurahan di 4 kecamatan di wilayah kota Tegal.

Prosentase partisipasi masyarakat pada pemilu April kemarin tercatat mencapai 77,58%. Dari 204.852 pemilih, sebanyak 158.930 orang menggunakan hak pilihnya. Begitu pula dengan data pemilih disabilitas sebanyak 352 orang, ada 299 orang menggunakan hak pilihnya.

Dijelaskan Elvi, setelah bulan April pemilu usai, pada Oktober kemarin telah dilaksanakan penetapan Presiden dan Wakil Presiden. Dari pelaksanaan tersebut, evaluasi terus KPU lakukan khususnya pada update data pemilih, tidak hanya itu persiapan untuk menghadapi pemilu 2024 juga sudah dilakukan.

Pada 2024 untuk kota Tegal bisa kembali ikut pemilu serentak, namun pada tahun tersebut terkendala bebarengan dengan pergantian komisioner. Meski demikian, disampaikan Elvi, ada wacana dari KPU Pusat terkait dengan persiapan pemilu 2024 nanti yakni mengurangi masa bhakti KPU, disesuaikan dengan masing-masing tugasnya dan wacana bahwa nanti komisioner se-Indonesia akan diperpanjang sampai selesainya pemilu 2024 secara tuntas baik nanti ditemui adanya sengketa hingga sampai proses pelantikan.

Ditambahkan Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Kota Tegal Thomas Budiono bahwa pada pemilu kemarin sempat disebarkan berita-berita hoax untuk membuat citra KPU lemah. Dari mulai ditemukannya beberapa kontainer yang berisi surat suara yang sudah tercoblos, berita tentang surat suara braile untuk tuna netra yang tidak sesuai huruf-huruf braile-nya ataupun ditemukannya KTP yang berserakan.

Ditegaskannya, bahwa semua berita hoax itu dibuat tidak sesuai kebenarannya. Bahkan sejumlah narasumber yang disebutkan dalam berita tersebut tidak pernah menyampaikannya. Ini tentunya berita yang dibuat untuk melemahkan KPU.

Top