Pemerintah Kota Tegal

Mewujudkan Pemerintahan yang Bersih, Profesional, Akuntabel, Berwibawa dan Inovatif, Berbasis Teknologi Informasi

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Walikota Tegal rapat bersama Kepala SKPD terkait antisipasi peningkatan aktifitas Gunung SlametWalikota Tegal Hj Siti Masitha Soerparno menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal peduli dan siap mengantisipasi terjadinya bencana Gunung Slamet.

“Pemkot Tegal ikut peduli terhadap keadaan dan situasi. Kita siap memberikan bantuan segera secara darurat. SKPD terkait mulai dari sekarang sudah mensosialisasikan kesiapan menghadapi bencana ini,” ungkap Walikota saat rapat koordinasi dengan Plt Sekda Kota Tegal dan SKPD terkait seperti Dinsosnakertrans, Kesbangpolinmas, Satpol PP dan DPPKAD Kota Tegal, Minggu (14/9) kemarin di Ruang Kerja Walikota Tegal.

Disebutkan Walikota, Pemkot Tegal menyiapkan segala sesuatunya untuk antisipasi awal apabila benar-benar terjadi bencana letusan Gunung tertinggi di Jawa Tengah itu. Meskipun saat ini sesuai perkembangan media Gunung Slamet kondisinya masih aman.

Menurut Walikota persiapan yang dilakukan jika terjadi bencana, Pemkot Tegal sudah siap mulai dari menyiapkan tenda-tenda pengungsian, dapur umum dan peralatan memasak, masker, 100 personel dari Kesbanglinmas, Satpol PP, Dinkes dan Dinsosnakertrans dan memberikan bantuan barang kepada daerah yang membutuhkan.

Plt Sekda Kota Tegal sekaligus Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal Diah Kemala Sintha menyebutkan manajemen bencana sebagai langkah-langkah antisipasi yang perlu dilakukan Pemkot. “Diawali pra bencana, biasanya dilaksanakan sosialisasi-sosialisasi. Kemudian saat bencana terjadi ada tanggap darurat, kemudian pasca bencana itu tugas dari Dinsosnakertrans,” ungkap Diah Kemala Sintha.

Disebutkan Diah Kemala Sintha, Dinsosnakertrans memiliki peralatan dapur umum yang terdiri dari tenda-tenda besar dan peralatan memasak. Untuk tenaga ada Tagana untuk tanggap bencana yang siap selama 24 jam dan sudah terlatih.

“Mengenai bantuan, Pemkot dapat mengeluarkan dari Pos Bantuan Sosial yang Tidak Terencanakan. Pada saat terjadi bencana alam, berdasarkan Surat Keputusan Walikota bisa dikeluarkan bantuan sosial tersebut,” jelas Diah Kemala Sintha.

Sementara Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tegal Joko Sukur Baharudin menyebutkan bantuan Pemkot dapat berupa barang. Seperti pengalaman lalu, kabupaten tetangga saat Gunung Merapi meletus, ada bentuk kepedulian Pemkot Tegal memberikan bantuan dalam bentuk barang yang diperlukan oleh daerah yang terkena musibah.

“Saat penyerahan bantuan, Pemkot melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) dengan Tagana, Satpol PP dan Kesbanglinmas serta personel lain yang menunjang,” ungkap Joko.

Kapala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tegal Hartoto, SIP mengatakan Satpol menyiapkan 50 personil bekerja sama dengan daerah tetangga. “Kami akan melakukan mobilisasi manusia dan logistik,” katanya.

Sedangkan Kepala Kesbanglinmas Kota Tegal Drs Soeripto menyebutkan masker sangat dibutuhkan dan untuk mendapatkannya nanti berkoordinasi dengan Dinkes. Personel Linmas yang dapat dikerahkan 24 orang yang siap 24 jam.

Top