Government Tegal City

The realization of the Prosperous Tegal and Dignity-Based Service Excellence

Map Tegal City

Government Tegal City
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Phone : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Rubah Bahasa

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

sidak makananPuluhan produk makanan dan minuman ditemukan telah kadaluarsa tetap dijual oleh pemilik toko dan pasar swalayan diantaranya seperti minuman berkarbonasi, olahan tahu, tempe, tofu, daging, susu, saos, hingga produk olahan buah.

Temuan ini terungkap ketika Pjs.Wali Kota Tegal Drs. Achmad Rofai, M.Si melakukan sidak makanan dan minuman, dengan didampingi Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol (Kav) Kristiyanto,S.Sos, Komandan Lanal Tegal Letkol Laut (P) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Prima di beberapa toko, pasar dan pusat perbelanjaan di Kota Tegal. Rabu (23/5).

Pjs. Walikota Tegal, Drs. Achmad Rofai, M.Si mengatakan sidak merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Tegal setiap tahun di bulan ramadhan sampai jelang Hari Raya Idul Fitri. “Pemerintah Kota Tegal memiliki kewajiban untuk memantau makanan minuman yang beredar di Kota Tegal dengan harapan semua produk tersebut dapat terjamin kualitas kesehatanya,” Ujar Rofai dihadapan wartawan.

“Hari ini kita masih temukan banyak makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi karena telah rusak dan kadaluarsa, tentu ini menjadi perhatian Pemkot Tegal untuk mengevaluasi pengawasan kembali bersama BPOM ,”imbuhnya.

Rofai juga menghimbau pengelola pasar swalayan dan tradisional agar dapat memberikan jaminan kualitas produk.

Terkait berbagai temuan tersebut, Rofai mengatakan sudah menyampaikan pemilik toko dan pasar swalayan untuk menarik produk yang bermasalah tersebut. “Kepada para pemilik toko maupun pasar swalayan agar produk yang tidak layak konsumsi untuk tidak dijual, dan kami berharap untuk masyarakat hendaknya berhati-hati untuk membeli, alangkah baiknya untuk diteliti terlebih dahulu," tegas Rofai

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr. Prima Idraswari kepada media mengatakan dalam sidak kali ini tidak ditemukan makanan mengandung formalin, hanya saja ditemukan makanan dengan kemasan rusak, serta tidak layak konsumsi karena kadaluarsa seperti olahan bakso, tofu, hingga tempe yang juga tidak terdafatar di BPOM. Karena itu kami meminta kepada para pemilik toko dan pasar swalayan agar menarik seluruh produk tersebut dan menggantinya dengan yang baru.

Makanan yang ditemukan tanpa tanggal kadaluarsa kemudian oleh petugas dilakukan uji sample bahan tambahan berbahaya. Uji sample ini dilakukan untuk mengetahui kandungan pengawet dan pewarna pada makanan dan minuman.

Puluhan produk makanan dan minuman yang berhasil diamankan Dinas Kesehatan Kota Tegal selanjutnya akan dimusnahkan.

Top