Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Uang sebagai alat pembayaran yang sah terdiri dari dua jenis yakni uang kertas dan uang logam. Mata uang rupiah yang selama ini kita gunakan sebatas yang kita tahu tertulis dan tercetak gambar serta nominal. Namun kita tidak tahu secara persis bagaimana proses pencetakan mata uang tersebut. Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) merupakan salah satu perusahaan ditunjuk dan diberi kewenangan untuk mencetak uang rupiah.

Berangkat dari hal tersebut, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Tegal mengajak kawan media se-eks karasidenan Pekalongan melihat langsung proses pencetakan uang di Perum Peruri, Kamis (1/8).

Kepala KPw BI Tegal melalui Humasnya Tulus mengatakan Peruri sudah banyak didengar ataupun dibaca pada mata uang rupiah. Namun tidak banyak orang tahu dimana Peruri berada, dan memang tidak sembarangan orang bisa masuk ataupun mengunjungi Peruri. Dengan kegiatan bersama kawan media, KPw BI Tegal berharap menambah wawasan dan pengetahuan tentang proses pencetakan uang.

Sekitar 40 wartawan dari media cetak, elektronik, radio dan media online mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Departemen Persiapan Cetak Uang Perum Peruri Marta Hendrawijaya mengatakan pada proses pencetakan uang yang pertama dilakukan adalah menyiapkan bahan baku dan bahan-bahan lain untuk pencetakan uang. Untuk bahan baku pencetakan, yakni kertas yang digunakan untuk uang kertas, merupakan bahan baku kertas milik Bank Indonesia.

Peruri bertugas untuk mencetak uang dari Bank Indonesia. Dari desain dibuat oleh Peruri, namun materinya dari Bank Indonesia. Desain yang dibuat mulai desain muka atau desain utama. Sedangkan tema gambar, nomor seri uang yang akan dicetak, semuanya merupakan wewenang BI.

Dengan jumlah pekerja sebanyak 2.500 orang, Peruri mencetak uang dengan peralatan yang sudah lengkap dan memadai. Termasuk tinta yang digunakan untuk pencetakan, tinta khusus yang dihasilkan dari unit khusus yang ada di Peruri.

Tidak hanya uang kertas dan logam saja yang dicetak Peruri, tetapi juga dokumen berharga lainnya seperti sertifikat tanah, kertas cukai dan kertas berharga lain seperti buku paspor dan sejenisnya.

Di Peruri tidak sembarang orang bisa masuk, karena Peruri yang mencetak uang, merupakan obyek vital negara yang dijaga ketat dan dijaga kerahasiaannya. Pada kunjungan kawan media, bisa melihat proses pencetakan uang dengan alat-alat yang sudah canggih, dan ada pula alat-alat yang dulunya digunakan untuk mencetak uang.

Top