Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Wakil Walikota Tegal M Jumadi menghimbau kepada masyarakat yang kerap membeli produk-produk kemasan ataupun bahan baku jajanan. Perlu dibaca dengan seksama tanggal kadaluarsanya, juga harus paham betul ciri-ciri produk yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi tubuh.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota Tegal usai monitoring pasar tradisional dan supermarket, Selasa (21/5). Dengan didampingi Dinkes dan Diskop UMKM Kota Tegal, memantau harga dan keamanan pangan bagi konsumen.

Jumadi mengatakan selain memantau harga kebutuhan pokok yang berlaku dipasaran juga mengecek keamanan pangan dengan melibatkan tim laboratorium dari Dinkes Kota Tegal. Dari hasil kunjungan ke salah satu supermarket, ditemukan beberapa produk yang mengandung kimia berbahaya. Yakni kolang-kaling basah yang mengandung boraks dan ikan teri kemasan yang mengandung formalin.

Tidak hanya itu, ditemukan produk yang cacat kemasannya atau kemasan rusak, dan kadaluarsa ataupun mendekati jatuh tempo kadaluarsa. Ini menjadi tentunya menjadi perhatian para pemilik supermarket, pebisnis retail agar harus lebih teliti, sebab khususnya di supermarket sudah memiliki karyawan dengan tugas masing-masing seperti sortir dan display, seharusnya bisa lebih teliti terhadap barang-barang yang rusak atau kadaluarsa.

Jumadi menegaskan, secepatnya barang yang sudah kadaluarsa untuk segera ditarik, begitu pula dengan makanan yang mengandung kimia berbahaya.

Sementara ditambahkan Kepala Dinkes Kota Tegal dr Primawati, operasi pasar selalu diadakan menjelang lebaran. Tujuannya untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen. Temuan adanya produk kadaluarsa dan mengandung bahan kimia berbahaya, ini harus menjadi perhatian. Masyarakat harus teliti saat akan membeli, melihat dan membaca tanggal kadaluarsa, dan mengenali makanan yang mengandung kimia berbahaya.

Seperti boraks yang ada pada kolang-kaling membuat tekstur kolang-kaling terasa lebih keras. Kita bisa mengetahuinya dengan memegangnya, jika keras maka dipastikan mengandung boraks. Jika formalin, biasanya digunakan sebagai pengawet agar produk mampu bertahan lama. Seperti hasil temuan, pada ikan teri kemasan yang mampu bertahan lama didisplay.

Kedua zat tersebut bersifat karsinogenik, jika terus dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama akan berbahaya bagi kesehatan. Karenanya, tim meminta dan membuat surat pernyataan kepada pemilik supermarket agar tidak menjual lagi produk yang tidak aman untuk konsumen.

Top