Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Tegal – Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, SE.MM menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris Almarhum H. Abdul Ghofur salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Tegal yang meninggal pada Senin (22/4) yang lalu. Santunan diberikan langsung kepada ahli waris dan diterima oleh istri almarhum, dirumahnya di jalan Sunan Gunung Jati, Kelurahan Limbangan Wetan Kabupaten Brebes, Senin (29/4)

Pemberian santunan ini merupakan usaha pemerintah Kota Tegal bekerja dengan PT. Taspen untuk membantu meringankan keluarga almarhum. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota menyampaikan bahwa pihaknya sengaja berkoordinasi dengan PT, Taspen untuk bisa memberikan pelayanan prima kepada para ASN yang dalam pengabdiannya meninggal dunia.

“Dengan layanan tersebut, ahli waris yang sedang berduka tidak perlu mengurus administrasi ke kantor PT. Taspen Pekalongan, namun cukup melaporkan ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah BKPPD Kota Tegal, dan dari pihak PT. Taspen akan melakukan pelayanan jemput bola, ucap walikota”. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang bagus dari PT. Taspen sehingga santunan kematian almarhum Andi Kurniawan sudah bisa segera di berikan.

Almarhum H. Abdul Ghofur (34) sendiri merupakan salah satu ASN yang bertugas sebagai Guru di SDN 10 Tegalsari Kota Tegal. Selain sebagai ASN di Kota Tegal, Warga Jalan Gunung Jati, Limbangan Wetan Brebes tersebut juga merupakan Komisioner Panwaslu Kecamatan Brebes. Berdasarkan penuturan Fahkrurozi yang merupakan kakak kandung korban, Almarhum Abdul Ghofur meninggal diduga akibat kelelahan saat menjalankan tugasnya sebagai Komisioner Panwaslu Kecamatan Brebes.

Fakhrurozi menambahkan beberapa hari sebelum meninggal almarhum masih bertugas mengawasi proses perhitungan suara ditingkat kecamatan. Sampai akhirnya almarhum mengaku merasa tidak enak badan dan oleh pihak keluarga dibawa kerumah sakit. Namun naas setelah sempat mendapat perawatan dirumah sakit Abdul Ghofur dinyatakan meninggal. Abdul Ghofur sendiri meninggalkan satu orang istri dan satu orang anak berusia tujuh (7) tahun

Selain menyerahkan langsung santuan bagi keluarga korban, kepada keluarga yang ditinggalkan Dedy Yon juga menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga yang ditinggalkan. "Hidup harus terus lanjut, umur rejeki dan jodoh memang sudah menjadi rahasia tuhan, semoga amal ibadahnya di terima Allah ," ucapnya. Kepada Istri Almarhum, walikota mengingatkan agar tabah dan kuat. "Ibu Inda harus kuat, harus semangat berusaha, anak harus tetap sekolah, "pungkasnya.

Top