Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Tegal – Khaul pertama Mbah Keramat dihadiri langsung oleh Walikota Tegal. H. Dedy Yon Supriyono. acara yang digelar di sepanjang jalan Brawijaya dekat acara di gelar, Kelurahan muarareja ini, selain disesaki oleh jamaah Manaqib juga berhasil menyedot jamaah disekitar tempat acara ini berlangsung.

Dalam sambutannya, kembali menyampaikan terimakasih kepada warga Kota Tegal, khusunya Warga Kelurahan Muarareja pada saat pelaksanaan dan setelah pemilu berhasil menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah Kota Tegal aman saat pelaksanaan dan pasca pemilu. Tidak golput yah bapak ibu”. ucap Walikota mengawali sambutan didepan para jamaah.
Lebih lanjut, Walikota menyampaikan bahwa kehadirannya di acara ini juga sebagai ajang perkenalan dan silaturahmi kepada warga kelurahan Muarareja dan warga sekitar yang juga kebetulan menghadiri acara Khaul Mbah Keramat ini.

“Yang paling utama adalah Kita bisa bertemu dan bersilaturahmi dalam keadaan sehat, terimakasih kepada para jamaah yang ikut hadir dalam acara ini.
Acara haul ini selain kita bisa mendengarkan Tausiah dari para ustadz dan para alim ulama. Ini juga untuk mengingat perintis pejuang penyebaran islam di nusantara.”ujar Walikota sembari berharap mudah-mudahan bisa dilaksanakan tiap tahunnya.

Ketua panitia Sunari Sukma menyampaikan kegiatan pengajian akbar seperti ini sudah sering dilaksanakan setiap tahunnya menjelang bulan Ramadhan atau bulan puasa yang diawali dengan Khataman Alquran. Khaul Mbah Keramat Muarareja ini adalah yang pertama yang dilakukan oleh jamaah.

Mauidoh Hasanah pengajian akbar dan Khaul Mbah Keramat Muarareja dalam rangka datangnya bulan suci Ramadhan secara berturut turut di sampaikan oleh Ustadz Arfan Widadi dari Jakarta, Gus Haji Hamdan dari Pemalang dan KH. Akhmad Saikhu al Hafidz SQ dari Semarang.

Top