Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, S.E., M.M., mengingatkan masyarakat Kota Tegal untuk tidak melupakan bahasanya sendiri yakni Bahasa Tegal. Jangan sampai lupa dengan bahasa sendiri, yakni bahasa Tegal. Dimanapun justru kita seharusnya bangga menjadi dan memakai bahasa Tegal. Karena Tegal sudah dikenal dimana-mana. Demikian disampaikan Walikota Tegal H. Dedy Yon saat membuka Lomba Pidato Bahasa Tegalan dalam rangka memperinggati HUT ke-439 Kota Tegal yang berlangung di Pendopo Ki Gede Sebayu, Sabtu (13/4). Lomba yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal diikuti oleh peserta didik dari SD/MI, SMP/MTs, SLTA/MA dan Guru di Lingkungan Kota Tegal.

Wali Kota Juga mengingatkan dalam pemakaian bahasa Tegal jangan sampai salah kaprah, penggunaan bahasa Tegal harus tepat.Ketika berdialog dengan teman sebaya boleh dan sah-sah saja menggunakan bahasa Tegal sehari-hari, tapi bila berdialog dengan orang yang lebih tua maka unggah-ungguh tetap dijaga dengan tidak mengunakan bahasa Tegal seperti dengan kawan sebaya.

Ditambahkan Dedy Yon, dengan adanya lomba ini adalah sebagai upaya untuk mengingatkan bahasa asli daerah yakni bahasa Tegal.

Johardi selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal dalam laporan kegiatannya mengatakan bahwa tujuan adanya lomba pidato bahasa Tegal adalah sebagai upaya melestarikan bahasa Tegal agar dapat dikenal dan dikembangkan serta dimengerti oleh masyarakat Indonesia.
Nantinya, Bahasa Tegal akan masuk pada Kurikulum muatan lokal bahasa Jawa, saat ini dalam proses konsultasi dengan Kementerian dan Provinsi Jawa Tengah.

Sementara salah satu juri Yono Daryono mengungkapkan bahwa perlombaan tersebut merupakan salah satu upaya dalam pelestarian bahasa Tegal. Ini merupakan kompetisi positif, namun perlu dipahami bahwa bahasa Tegal itu juga seperti bahasa jawa lainnya, memiliki kromo dan ada bahasa Tegal ngoko. Walaupun dasarnya ngoko, namun kromo madyo tetap ada, ini sebagai bentuk penghormatan kepada orang tua. Sebagian besar masyarakat memahami bahwa bahasa Tegal hanya ngoko saja, ini harus terus dikenalkan, termasuk juga memperkenalkan bahasa Tegal dikalangan birokrat seperti dalam momen hari tertentu.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut Ketua Panitia HUT ke-439 Kota Tegal Drs. Khaerul Huda, M.Si, Kepala Disdikbud Kota Tegal Dr. Johardi, Dewan Juri lomba pidato bahasa Tegal Yono Daryono, Atmo Tan Sidik, Dwi Eri Santoso dan ratusan peserta yang didampingi oleh guru pendamping.

Top