Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Gonjang ganjing sengketa tanah aset milik PT KAI dengan SMA Negeri 1 Kota Tegal telah muncul sejak 2017, yakni PT KAI mengajukan gugatan atas penerbitan Sertifikat Hak Pakai Nomor 1 tersebut di Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang terhadap Kepala Kantor Pertanahan Kota Tegal, Walikota Tegal dan Gubernur Propinsi Jateng. Proses persidangan ini dimenangkan oleh pihak PT KAI. Upaya bandingpun tetap dimenangkan PT KAI sebagai pihak termohon kasasi.

Mendengar informasi tersebut, dan proses-proses persidangan yang telah berlangsung, Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (Ikasma) Kota Tegal merasa prihatin dan saat ini terus berupaya agar SMA 1 tetap berada dilokasi tersebut.

Aksi damai para alumni SMA 1 yang tergabung dalam Ikasma sebagai bentuk perhatian para alumni digelar, Jumat (11/1) di depan SMA Negeri 1 Kota Tegal. Ratusan alumni SMA 1 Tegal hadir untuk peduli dengan sengketa yang terjadi.

Sambil membentangkan spanduk, para alumni ini berorasi, meneriakkan yel-yel dan berdoa bersama. Sebelum aksi, mereka tandatangan dukungan di spanduk yang dibentangkan.

Ketua Ikasma Kota Tegal Dr Tafakurrozak menuturkan aksi turun ke jalan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan akan persoalan sengketa lahan SMA Negeri 1 Tegal. Sebagai alumni, kami merasa prihatin akan persoalan sengketa lahan SMA Negeri 1 Tegal. Bagi kami, bangunan SMA Negeri 1 Tegal memiliki nilai sejarah dan sudah banyak mencetak orang-orang sukses.

Meski dari dulu status sertifikat SM 1 Tegal menyebutkan Hak Pakai, namun kami mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan musyawarah dalam persoalan sengketa lahan, agar keberadaan SMA 1 Tegal tetap berada dilokasi uang sekarang.

Para alumni meminta agar seluruh pihak yakni PT KAI, Kementerian BUMN, Kemendagri, Kemendikbud agar duduk bersama terkait persoalan tersebut. Sebab dikhawatirkan, persoalan ini ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan lain.

Banyak hal yang harus dipertimbangkan ataupun dilihat PT KAI, bahwa SMA 1 Tegal sebagai tempat pendidikan sangat bermanfaat untuk khalayak banyak. Alumni yang hadir pada aksi damai ini, tidak menuntut banyak, kami hanya berharap ada kebijaksanaan PT KAI agar SMA 1 Tegal tetap ada dilokasi yang sekarang ini.

Alumni lain Inang Winarso berharap ada pertemuan dan dialog bersama pemerintah, alumni dan PT KAI. Didalam sertifikat memang sudah tersebut Hak Pakai, namun diharapkan ada kebijaksanaan dari PT KAI agar SMA 1 Tegal tetap berada dilokasi tersebut. Bagaimanapun SMA 1 Tegal banyak menelurkan lulusan-lulusan yang luar biasa dan saat ini para alumninya menjadi orang-orang yang berhasil dan sukses.

Awal mula sengketa lahan terjadi ketika PT KAI mengajukan gugatan atas penerbitan sertifikat hak pakai nomor 1 ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Adapun sertifikat lahan seluas 6.890 meter per segi tersebut sudah terbit sejak 1974.

Top