Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Inspektur Kota Tegal, Praptomo Wirjadarsana, SH. menjabat Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Tegal mulai (2/1). Surat Keputusan Plh. Sekda Kota Tegal tersebut, diserahkan oleh Wali Kota Tegal, M. Nursholeh saat acara Briefing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (2/1) di Ruang Rapat Setda lantai II.

Sesaat setelah menyerahkan SK Plh. Sekda Kota Tegal, Wali Kota Tegal menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tegal telah menyampaikan usulan Penjabat Sekda kota Tegal kepada Gubernur Jawa Tengah, dan tinggal menunggu ditandatangani oleh Gubernur Jawa Tengah, sehingga sekarang Praptomo WR masih menjadi Plh. Sekda Kota Tegal. Wali Kota berpesan kepada Plh. Sekda Kota Tegal agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota berpesan kepada seluruh OPD bahwa kedepan harus lebih baik lagi dari sebelumnya dan begitu seterusnya, menurutnya OPD diawal tahun ini harus sudah mempersiapkan, apalagi untuk proyek fisik, sehingga tidak ada lagi proyek yang gagal atau pekerjaannya kurang maksimal dengan alasan waktu yang mepet.

Rencanamya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) OPD akan diserahkan pada (17/1) mendatang.

Sementara itu, Plh. Sekda Kota Tegal, Praptomo WR menyampaikan bahwa, tugas yang diberikan saat ini merupakan amanah yang pada ujungnya adalah untuk kepentingan rakyat, dan dalam mengemban amanah tersebut, salah satu kunci berhasil atau tidaknya adalah dari kekompakan penyelenggara negara.

“ibarat sebagai ketua regu, saya berharap komitmen dan kekompakan dari teman-teman untuk maju bersama” tutur Praptomo.

Kedepan Ia akan memulai dengan membiasakan mengadakan dialog secara rutin, dengan maksud untuk menginventarisir menggali persoalan-persoalan yang belum selesai, agar dapat di petakan untuk dicarikan solusi, menurut Praptomo masalah-masalah yang darurat bisa dilakukan konsultasi kepada instansi yaang lebih tinggi, baik ke Pemerintah Provinsi atau ke Pemerintah pusat.

Dengan dibukanya pintu dialog, Praptomo berharap bisa merubah pola pikir, jangan membenarkan yang sudah menjadi kebiasaan namun membiasakan kebenaran, dan sebagai pegangannya adalah aturan.

Top