Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Semarang, Pemerintah Kota Tegal terima Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja Managemen keuangan pendapatan Daerah semester I tahun 2018 dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Senin (17/12) di ruang Auditorium BPK Perwakillan Ptovinsi Jawa Tengah, Semarang.

Gubernur Jawa Tengah dalam sambutan yang di Bacakan oleh Sekretaris Daerah Pemprov jawa Tengah Sri Puryono menyampaikan, bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan ini merupakan panduan bahan evaluasi untuk di jadikan pedoman dalam memperbaiki laporan keuangan.

Wali Kota Tegal M. Nursholeh sesaat setelah menerima LHP dari BPK menyampaikan bahwa, pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil evaluasi dari BPK. Nursholeh menegaskan tindaklanjut tersebut tidak lebih dari 60 hari, Kamis (20/12) pihaknya akan mengumpulkan OPD, untuk melaksannakan rapat koordinasi, Ia akan menyampaikan hasil evaluasi dari BPK agar bisa segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Inspektur Kota Tegal Praptomo menyampaikan, BPK perwakilan Provinsi Jawa Tengah telah melakukan pemeriksaan Kinerja Managemen Keuangan Pendapatan Daerah tahun 2018, dari hasil evaluasi pemeriksaan tersebut, ada tiga OPD, yakni Dinas Lingkungan Hidup, Disporapar dan BPK memberikan 37 rekomendasi untuk ketiga OPD tersebut.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Hery Subowo menyampaikan, untuk evaluasi pemeriksaan Kinerja Managemen Keuangan Pendapatan Daerah ada beberapa catatan yang menurutnya perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah, diantaranya belum adanya SOP dalam pelaksanaan optimalisasi pendapatan.

Masih minimnya ekstensifikasi potensi pendapatan, menurutnya penentuan terget pendapatan didasarkan pada analisa atau kajian potensi pendapatan jadi tidak asal.

Tak hanya itu, Hery Subowo menyampaikan bahwa untuk meningkatkan pendapatan semua aspek managenen harus disuport, salah satunya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kompetensi pengetahuan dalam rangka pengelolaan keuangan, sehingga pelaporan keuangan bisa tertib.

Ia berharap juga dukungan dari legislatif, untuk turut membantu dalam mengawasi kinerja pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten/kota.

Top