Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL- Wali Kota Tegal Drs. HM Nursholeh, M.MPd secara resmi mengukuhkan Keanggotaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Tegal. Jumat (30/11) di Gedung adipura Komplek Balaikota Tegal. Pembentukan TPAKD ini tercantum dalam Keputusan Walikota Tegal No 900/014/2018.

Tim yang terdiri dari 24 orang yang dari unsur Walikota, Pimpinan OPD, OJK, Pimpinan lembaga Keuangan hingga Perwakilan Bank Indonesia ini nantinya akan bertugas mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan terkait akses keuangan di Kota Tegal. Tim juga akan merumuskan rekomendasi kebijakan serta mengkordinasikan kegiatan atau program percepatan akses keuangan daerah.

Walikota Tegal Drs. HM Nursholeh, M.MPd dalam sambutannya sesaat usai mengukuhkan keanggotaan TPAKD mengatakan TPAKD merupakan forum koordinasi antarinstansi dan stakeholders untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Diungkapkan Walikota, saat ini di Kota Tegal masih ada praktek-praktek rentenir yang menjerat para usaha kecil dan menengah di tengah masyarakat. Untuk itu, dirinya menekankan kepada pihak yang terlibat dalam TPAKD dapat bekerjasama dan berperan aktif untuk memperluas akses permodalan kepada industri kecil.

TPAKD harus memiliki program riil karena itu dalam pengukuhannya, juga dilakukan peluncuran program TPAKD Kota Tegal 2018 yakni Kredit SUMEH (Sarana untuk Meraih Harapan). Adapun Sasaran penyaluran kredit SUMEH diprioritaskan bagi pedagang-pedagang di pasar dengan fitur yang menarik dan sesuai kebutuhan pedagang. “Dengan adanya penyaluran kredit SUMEH harapannya keberadaan rentenir yang tersebar di pasar-pasar di Kota Tegal dapat dikurangi,”ucap walikota.

Senada dengan Walikota Tegal, Deputy Komosioner EPK OJK Pusat Sarjito, SE,SH,MM juga berpesan meminta OJK memudahkan Akses Keuangan di Kota Tegal.” Jangan sampai orang Tegal butuh dana harus ke rentenir, jangan sampai orang Tegal mau bangun kotanya sendiri tidak mengerti harus kemana,”ucapnya. Karena itu menurutnya yang terpenting bukan pengukuhan TPAKD, namun bagaimana ingin tim ini mampu bekerja membuat kemajuan ekonomi masyarakat Kota Tegal, sehingga membuat peningkatan dalam pembangunan Kota Tegal.

Top