Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

KPw BI Tegal kini sudah memiliki alat canggih untuk mendeteksi keaslian uang. Hal ini mengingat para pelaku tindak kriminal pemalsuan uang sudah semakin canggih. Mereka sudah sedemikian rupa membuat pecahan uang mendekati kemiripannya dengan yang aslinya. Demikian disampaikan Arif Fajar Firmansyah selaku staff Kasir KPw BI Tegal pada acara Knowledge Sharing Success Story Klaster UMKM Binaan Bank Indonesia Malang dalam rangka Pelatihan Media Pewarta Pantura Wilayah Kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal di Malang, Rabu (7/11).

Menurutnya, sebagaimana misi BI yakni memenuhi kebutuhan uang rupiah di masyarakat dalam jumlah cukup dengan pecahan yang menyeluruh dan tepat waktu. Uang yang menjadi wewenang BI juga ada uang layak edar dan uang tidak layak edar.

Pada wewenang peredaran uang dimasyarakat, ada tahapan yang harus dilalui BI yakni perencanaan, pengeluaran, pengedaran, pencabutan dan penarikan hingga tahap pemusnahan. Pada Desember akhir tahun ini saja ada beberapa mata uang Indonesia yang akan dikeluarkan dan menggunakan model mika.

Bank Indonesia sendiri terdiri dari 45 Kantor Operasional yang membidangi operasional kas tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, ada pula kas titipan, yakni semacam kantor bayangan Bank Indonesia, dan biasanya tempatnya ikut pada salah satu perbankan, yang dimaksudkan untuk memendekkan jalur distribusi. Termasuk mobil layanan kas BI yang selalu dijadwalkan bergantian ke pasar-pasar.

Sementara terkait uang palsu, menurut Arif datangnya bisa dari perbankan, masyarakat dan pihak kepolisian. Uang yang ditemukan dan diragukan keasliannya wajib dijaga kondisi uangnya, justru sebaiknya tidak boleh dicorat coret, atau dirusak.

Penemu ataupun pihak perbankan bisa meminta klarifikasi dari BI. Permintaan klarifikasi dengan mengisi formulir permintaan klarifikasi dan menyerahkan uang fisik ke pihak BI Tegal.

Untuk jangka waktu klarifikasi adalah 14 hari. Bank yang meminta klarifikasi juga wajib menyampaikan hasil klarifikasi kepada nasabah. Sementara untuk mengetahui keaslian uang, BI Tegal kini telah dilengkapi alat-alat pendukung laboratorium UPAL (Uang Palsu) yaitu ada microscope dan dyno capture.

Termasuk uang milik masyarakat yang terkena kebakaran, jika memang uangnya yang terbakar setelah diperiksa ternyata uang asli maka bisa diganti seluruhnya oleh BI.

Sementara Ghufron Gilang Ramadhan yang juga staff Kasir BI Tegal menambahkan penukaran uang ditukar sesuai dan menurut jenis tahun emisinya dan pecahannya. Jika lebih dari seratus lembar maka akan ditukar satu uang kertas. Jika koin logam kelipatan 500, maka dikemas dalam satu kantong transparan jika ingin ditukar.

Menurutnya uang asli yang lebih dari 2/3 dan masih dalam satu kesatuan meski yang terpotong pada nomor seri masih tetap bisa ditukar dengan kondisi lebih dari 2/3 bagian. Sedangkan untuk uang logam lebih dari 1/2 bagian.

Tidak diberi penggantian jika diduga rusak atau ada unsur kesengajaan dirusak, seperti uang mahar yang sengaja dirusak setelah dijadikan bingkai untuk mahar. Hal ini sesuai UU No 7 tahun 2011 pasal 25.

Top