Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL- Kota Tegal diakui belum termasuk kota yang informatif, karena beberapa informasi yang dimiliki belum terbuka bagi publik. Hal tersebut disebabkan belum semua badan publik mempublikasikan kepada publik informasi berkala, informasi serta merta, informasi setiap saat dan informasi yang dikecualikan. Namun saat ini Kota Tegal terus berupaya untuk terbuka dengan memaksimalkan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sehingga nantinya Kota Tegal dapat menerapkan good goverment yang transparan dan tercapainya kota informatif.

“Sejak OPD (Organisasi Pemerintah Daerah, red) yang baru tahun 2016, baru bulan Februari 2018 ada SK Walikota mengenai pembentukkan PPID Pembantu yang dijabat masing-masing Sekretaris Dinas, Kantor dan Badan,” ungkap Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika M. Nasukhi, SH saat Sosialisasi Penyusunan Daftar Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu di Lingkungan Pemerintah kota Tegal, Selasa (30/10) di Ruang Adipura. Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tegal tersebut menghadirkan Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Zainal Abidin Petir, S.Pd, SH, MH dan dibuka oleh Plt. Sekda Kota Tegal Drs. Yuswo Waluyo mewakili Walikota Tegal HM. Nursholeh, M.MPd dan diikuti oleh Sekretaris Dinas/Badan/Kantor di Lingkungan Pemkot Tegal sebagai PPID Pembantu.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, PPID Pembantu diharapkan mampu menyusun daftar informasi publik sebagai informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dan/atau diterima oleh suatu badan publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang serta informasi yang berkaitan dengan kepentingan publik.

Nasukhi menyebut saat ini Pemkot Tegal setiap tahun menyerahkan laporan daftar informasi publik kepada Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah. Teknisnya daftar informasi publik yang berasal dari masing-masing OPD dikumpulkan di Dinkominfo dan disahkan serta ditandatangani Sekretaris Daerah untuk di upload di website Kota Tegal.

Selain itu, langkah lainnya yang dilakukan Pemkot Tegal yakni mewajibkan setiap OPD di Lingkungan Pemkot Tegal untuk mempublish informasi publik di website masing-masing OPD. Diakui Nasukhi saat ini baru sekitar 20 persen OPD yang sudah memiliki website dan mempublish informasi publiknya. “Minimal informasi berkala seperti profil badan publik, rencana kerjanya dan lain sebagainya,” ungkap Nasukhi.

Ditanya mengenai target Nasukhi mengharapkan sejak tahun ini dan tahun kedepannya bisa meningkat 20 persen setiap tahun. “Jadi jangka waktu lima tahun diharapkan bisa seluruhnya,” harap Nasukhi.

Diakui Nasukhi sejak Kota Tegal sejak OPD Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo berpisah, kegiatan PPID belum berjalan dengan maksimal sampai akhirnya kemudian terbentuk PPID utama pada bulan Feruari 2018. “PPID utama tidak bisa bekerja sendiri karena daftar informasi publik berasal dari masing-masing OPD. Untuk itu, diharapkan kerja sama yang baik dari masing-masing OPD,” tutur Nasukhi.

Sementara menurut Zainal Abidin setiap OPD wajib menyediakan dan mengumumkan informasi secara berkala, secara serta merta dan setiap saat. Selain itu, PPID berhak menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugasnya, PPID dan PPID Pembantu harus memiliki kelengkapam PPID Pemerintah Daerah antara lain Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Informasi, Daftar Informasi Publik (DIP), Ruang Pelayanan Informmasi, Aplikasi PPID pada website pemerintah daerah, laporan pelayanan informasi dan pendanaan.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Tegal Drs. Yuswo Waluyo mengharapkan jajaran OPD di Lingkungan Pemkot Tegal untuk melakukan pembenahan terhadap informasi publik terkait program kerja Pemkot Tegal agar dapat diakses langsung dan terbuka bagi publik.

Top