Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Rombongan Kirab Satu Negeri tiba di kota Tegal, Kamis (18/10) malam, dan diterima langsung oleh Wali Kota Tegal M. Nursholeh Pringgitan Komleks Balai Kota Tegal. Rombongan bermalam di kota Tegal dan Jum’at (19/10) pagi akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tegal.

Dalam sambutannya Wali Kota menyampaikan mendukung gerakan Kirab satu Negeri tersebut. Pemerintah Kota Tegal juga melaksanakan kegiatan dalam menyambut hari Santri diantaranya melaksanakan MTQ dibulan Oktober.

Ia juga berpesan agar bersama-sama menyatukan semangat bela agama dan bela merah putih, serta mengajak tetap menjaga persatuan dalam bingkai NKRI.

Sementara itu, ketua PC Gerakan Pemuda Anshor kota Tegal Imam kharomen dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Kirab Satu Negeri merupakan instruksi dari pimpinan GP Anshor pusat. Kirab tersebut dimulai (16/09) dan diberangkatkan dari 5 titik terluar di seluruh Indonesia.

Imam Kharomen menambahkan 5 titik tersebut, dari barat diberangkatkan dari kota Sabang, dari utara berangkat dari pulau Kalimantan di kota Nunukan, sementara dari pulau Sulawesi dari pulau Miangas serta dari Nusa Tenggara diberangkatkan dari pulau Rote dan dari arah timur diberangkatkan dari Merauke.

Sedangkkan rombongan Kirab Satu Negeri yang singgah di Kota Tegal, merupakan rombongan yang berasal dari Kota Sabang. Rombongan akan melanjutkan perjalanan dari Kota Tegal menuju kabupaten Tegal, nantinya akan melanjutkan ke Banyumas, dan ke Kebumen. Dan nantinya semua rombongan kirab akan bertemu dan dipusatkan di DIY Yogyakkarta pada (26/10).

Ketua PC NU kota Tegal Abdal Hakim Tohari yang hadir dalam penerimaan rombongan Kirab Satu Negeri ini merupakan sarana pengingat tentang perjuangan para pendiri bangsa, dimana resolusi jihad yang disampaikan Kyai Hasyim Ashari bahwa membela tanah air merupakan sebuah jihad, dan perjuangan tersebut di tandai dan ditetapkan menjadi Hari Santri.

Top