Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Narkoba menjadi permasalahan serius untuk ditangani. Apalagi dari temuan-temuan kasus peredaran narkoba jumlahnya sudah tidak dalam hitungan kilo lagi melainkan berton-ton. Jelas para Bandar dan Pengedar ini ingin merusak bangsa Indonesia. Sudah tidak bisa ditolerir melihat banyaknya temuan pengiriman narkoba dalam jumlah banyak dan sudah menyasar hingga kalangan anak-anak. Berbagai macam cara dilakukan para bandar, untuk bisa masuk ke wilayah NKRI, dari mulai diselundupkan didalam mesin genset, pipa pancang, sepatu high heels dan masih banyak lagi cara-cara tersembunyi. Demikian disampaikan Kepala BNN Propinsi Jateng melalui Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Susanto SH MM saat menjadi pembicara pada Penyelenggaraan Advokasi Melalui Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Kelompok Masyarakat dan Institusi Pendidikan, yang digelar BNN Kota Tegal Di Ranez Kitchen Tegal, Jumat (7/9).

Dijelaskannya, bahwa kerusakan yang diakibatkan narkoba merupakan kerusakan permanen, seperti merusak jaringan sel otak, paru-paru dan organ lainnya. Peredaran narkoba sudah menyasar ke tingkat Sekolah Dasar.

Sepanjang tahun 2017 kemarin, BNN telah mengungkap sebanyak 19 jaringan, termasuk ada pula jaringan dari dalam Lapas. BNN lebih memfokuskan pada pemutusan jaringan peredaran narkoba. Mereka yang tertangkap tetap dihadapkan pada sanksi-sanksi hukum.

Perlu diketahui harga 1 butir ekstasi di Belanda hanya Rp 3 ribu per butirnya. Disejumlah negara juga terdapat pabrik-pabrik narkoba, namun aturan tegas, tidak diperkenankan dijual di negara tersebut. Di Malaysia, untuk harga ekstasi jika dirupiahkan sekitar Rp 40 ribu per butirnya, dan di Indonesia kisaran Rp 300 - 500 ribu per butirnya. Inilah yang menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara tujuan atau negara pasar para pengedar, dan dari sekian banyak jenis narkoba sekitar 90 % nya merupakan jenis narkoba dari luar negeri. Selain itu jumlah pecandu di Indonesia juga cukup banyak membuat para pengedar terus memasok narkoba.

Ka BNN Kota Tegal AKBP Windarto mengatakan, kita ingin melibatkan masyarakat untuk bersama-sama turu memberantas narkoba. Karena narkoba sudah tidak pandang bulu, tidak hanya orang dewasa saja tetapi sudah meracuni anak-anak tingkat SD. Peran aktif pelaporan dari masyarakat sangat diharapkan, paling tidak bersama-sama mewujudkan lingkungan dikampungnya aman, dan bersih dari narkoba.

Karenannya dengan pembentukan relawan-relawan anti narkoba dari kalangan Institusi Pendidikan, LPMK, Karang Taruna, Komunitas yang hadir sebagai tamu undangan, bersama-sama memberantas peredaran narkoba.

Top