Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Wartawan dari berbagai media, baik surat kabar cetak, media elektronik, media online dan radio wilayah liputan kota Tegal, Jumat (3/8) dan Sabtu (4/8) mengikuti kegiatan kemitraan Pers Tour yang digelar Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Tegal Dra. Hendiati Bintang Takarini mengatakan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dikemas dalam bentuk Pers Tour. Untuk tahun ini kunjungan ke wilayah Semarang yakni dengan mengunjungi kantor PWI Jawa Tengah untuk belajar dan sharing mengenai uji kompetensi wartawan (UKW) dan profesionalisme wartawan.

Pemkot Tegal melalui Bagian Humas menginginkan wartawan yang bertugas liputan di Tegal adalah wartawan yang profesional, melalui uji kompetensi wartawan (UKW) yang akan dilaksanakan 10 - 11 Agustus 2018 di Pesonna Hotel. Selain belajar, Pers Tour yang dilaksanakan ini juga untuk mempererat jalinan kemitraan bersama wartawan.

Walikota Tegal, Nursoleh mengatakan kualitas wartawan perlu adanya peningkatan. Justru dengan adanya uji kompetensi, sebenarnya ada kepastian hukum dan pengakuan kinerja wartawan. Siapapun nanti kepala daerahnya, diharapkan diharapkan wartawan selalu bersinergi.

Ketua PWI Kota Tegal, M Saekhun mengatakan, PWI juga menginginkan seluruh wartawan selain cerdas dalam bekerja juga dibekali dengan kode etik yang dijunjung tinggi. Peningkatan profesionalisme wartawan bisa dengan mengikuti uji kompetensi wartawan yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan. Pers tour yang dilaksanakan juga kegiatan yang patut diapresiasi, agar selalu terjalin kemitraan yang baik antara Pemerintah Kota Tegal dengan para awak media.

Saekhun Ketua PWI Kota Tegal mengatakan, kunjungan ke kantor PWI dimaksudkan agar teman-teman media bisa sharing, atau menanyakan langsung perihal kewartawanan ataupun tentang pentingnya UKW.

Uji kompetensi ini menjadi acuan kinerja teman-teman media. Padahal penyelenggaraan UKW merupakan kewajiban utama yang dibebankan oleh masing-masing perusahaan tempat wartawan tersebut bekerja. Sebab, yang nanti akan
diuntungkan juga perusahaan itu sendiri dengan wartawan-wartawannya yang sudah bersertifikasi dan diakui.

Untuk pelaksanaan UKW membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun kali ini, justru UKW akan dilaksanakan Bagian Humas dan Protokol dan PWI Kota Tegal dengan melibatkan penguji dari PWI Jateng dan pusat. Saekhun berharap wartawan di kota Tegal bisa ikut uji kompetensi yang diselenggarakan.

Ketua PWI Jateng Amir Mahmud mengatakan, untuk mendapatkan kartu keanggotaan PWI dari mulai tingkatan Muda, Madya, Pratama, sebelumnya wartawan harus melalui uji kompetensi. Meski tingkat profesionalitas selalu diukur dari 2 hal yakni kemampuan menulis dan kemampuan teknik wartawan dalam mengolah berita, namun itu saja tidak cukup karena profesi wartawan juga harus dibekali dengan etika.

Dijelaskan Amir, hal-hal yang dipenuhi ketika akan mengikuti uji kompetensi diantaranya memiliki kartu pers, surat keterangan dari tempatnya bekerja, telah bekerja sekurang-kurangnya 1 tahun, bekerja di sebuah perusahaan atau lembaga penyiaran yang memenuhi ketentuan dan menunjukkan bukti atau karya profesinya.

PWI sendiri memiliki banyak penguji yang sudah diassesment atau diuji sebelumnya. Jadi, ketika sudah melalui UKW dan memiliki kartu dari PWI tentunya bisa membantu dalam bekerja. Sebab, dengan kartu yang dimiliki, para narasumberpun akan lebih terbuka dan mau ditemui, karena wartawan yang ditemui merupakan wartawan yang teruji.

Mbah Mul dari Pengurus PWI mengatakan, bahwasannya PWI selalu menekankan bahwa antara kompetensi dibidang teknis dan etika tidak bisa dipisahkan. Etika sebagai kompas atau nahkoda dalam menjalankan profesi kewartawanan.

 

Top