Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

TEGAL-Pelaksanaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kota Tegal tahun 2018 sasar Pavingisasi di Kelurahan Pesurungan Lor Kecamatan Margadana. Hal ini disampaikan Perwira Pelaksana Kapten Infantri Krisnawan dalam laporan pada upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2018, di Lapangan Bung Karno Kelurahan Pesurungan Lor, Selasa (10/7).

Selain Pavingisasi TMMD sengkuyung Tahap II tahun 2018 juga akan menyasar pembangunan talud di wilayah RT 03 RW 02 kelurahan Pesurungan Lor.

Pekerjaan yang dilaksanakan dalam TMMD di kelurahan Pesurungan Lor tersebut akan dilaksanakan dibeberapa titik antara lain, pembuatan talud ukuran panjang 188 m, lebar 140 m dan tinggi 0,95 m, Paving ukuran panjang 90 m, lebar 3 m dan tinggi 0, 27 m, Paving ukuran panjang 246 m, lebar 1,20 m dan tinggi 0,27 m, Paving ukuran panjang 76 m, lebar 1 m, tinggi 0,27 m, dan pembuatan Plat beton ukuran panjang 1,50 m, lebar 3 m dan tinggi 0,12 m.

Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, pra kegiatan sudah dilaksanakan dimulai dari (28/6) sampai (7/7) dan dilanjutkan selama tiga puluh hari kedepan selama 30, mulai (10/7) sampai (8/8), dengan melibatkan 110 orang personil yang terdiri dari unsur TNI 40 orang, Teknisi PU 5 orang, Linmas 10 orang, Korpri 5 orang dan dari unsur masyarakat sebanyak 50 orang.

TMMD sengkuyung tahap II ini menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Provinsi Jateng Rp. 150.000.000,- dan APBD Kota Tegal Rp. 229.000.000,-.

Sementara itu dalam sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Plt. Wali Kota Tegal, M Nursholeh menyampaikan bahwa TMMD telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong-royong membangun bangsa. Gubernur Jawa tengah akan selalu mendukung kegiatan yang mengutamakan kegotongroyongan, sebab menurutnya Jiwa gotongroyong merupakan karakteristik bangsa Indonesia.

Top