Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Sebanyak 551 personil gabungan baik dari Polres Tegal Kota, TNI, Pemkot Tegal dan stake holder terkait akan dikerahkan dalam rangka pengamanan Idul Fitri tahun ini. Pengamanan yakni pada kelancaran arus mudik dan balik, dan pengamanan pada titik-titik kerawanan tindak kriminalitas. Demikian disampaikan Kapolres Tegal Kota, AKBP Jhon Wesley usai Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2018 di halaman Mapolres Tegal Kota, Rabu (6/6).

Sebagaimana disampaikan Kapolri melalui sambutan resminya bahwa total seluruh personil gabungan yang dikerahkan sebanyak 173.397 personil gabungan. Pengamanan untuk tahun ini, merupakan hasil evaluasi tahun 2017.

Untuk tahun ini ada 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai yakni stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Pada 2017 stabilitas harga dapat terjaga dan ketersediaan aman.

Namun untuk tahun ini potensi permasalahan masih pada distribusi pangan dan mafia pangan, dan pola negatif pelaku usaha yang memainkan harga. Ini menjadi perhatian dan harus ada langkah pro aktif stake holder terkait.

Hal lain yakni terkait kelancaran dan keselamatan arus mudik dan balik, hasil survey jalan, bersama Menhub, Menteri kesehatan, Bina Marga, Pertamina, ada beberapa lokasi rawan kemacetan. Karenanya, menekankan kepada personil untuk bisa terus memantau dan berjaga mengatur di titik kemacetan.

Potensi kerawanan berikutnya yakni bencana alam, seperti gunung merapi dan gangguan kamtibmas lainnya seperti curat, curas, curanmor, pencurian di rumah kosong, begal dan hipnotis. Untuk antisipasi bencana akan terus berkoordinasi dengan pihak Basarnas, BMKG dan stake holder terkait.

Untuk tindak pencurian dan sejenisnya, akan dilakukan patroli rutin baik ke tempat keramaian maupun perumahan penduduk.

Potensi kerawanan terakhir, yakni ancaman tindak pidana terorisme. Kapolri menekankan kepada Kasatwil untuk menekankan kegiatan deteksi inteljen yang dibarengi upaya penegakan hukum, juga melalui Satgas Anti Teror dioptimalkan semaksimal mungkin, termasuk pengamanan obyek-obyek tempat peribadatan.

Pada gelar pasukan di Polres Tegal Kota dihadiri personil dari TNI, Pemkot Tegal, BPBD, dan unsur terkait. Dilakukan penyematan tanda personil gabungan dan pengecekan kendaraan operasional personil oleh Pjs Walikota Tegal Achmad Rofai.

Top