Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Semarang- Pemerintah Kota Tegal tetap mendukung adanya peningkatan kesejahteraan bagi perawat utamanya yang saat ini masih berstatus sebagai pegawai honor. Hal itu disampaikan Pjs. Walikota Tegal Drs. Achmad Rofai, M.Si sesaat usai menghadiri Peringatan International Nurses Day 2018 di Marina Convention Center, Semarang. Sabtu.(12/5). Menurutnya dalam pertemuan tersebut  banyak hal positif yang dapat diambil bagi perawat khususnya di Kota Tegal.

Dengan jumlah perawat yang mencapai kurang lebih 900 orang,  beban kerja perawat di Kota Tegal saat ini masih sangat tinggi. Dikatakan Rofai, untuk dari jumlah tersebut perawat saat ini bertugas di instansi BLUD seperti Puskesmas dan RSUD, selain sebagian telah menjadi ASN, namun sebagiannya lagi  masih ada yang bestatus sebagai pegawai honor yang dibiayai APBD.

Dalam pertemuan yang dihari Presiden ke 5 RI Megawati Soekarno Putri tersebut, Rofai memandang butuh beberapa upaya dalam memperjuangkan kesejahteraan perawat Karena itu menurutnya harus ada regulasi baru dari Pemerintah pusat yang dapat di gunakan sebagai landasan bagi upaya peningkatan kesejahteraan perawat di daerah. Seperti harus penyesuaian pasal di UU ASN, agar perawat yang sudah lama mengabdi untuk negara dapat diangkat menjadi ASN.

Sementara itu dalam orasi ilmiahnya dihadapan ribuan perawat di seluruh Jawa Tengah, Presiden ke 5 Megawati Soekarno Putri berjanji akan terus memperjuangkan kenaikan upah, kompetensi hingga status kerja perawat.

“Saya akan memperjuangkan peningkatan upah yang diterima sebagian perawat di Indonesia,” ucapnya. Menurutnya hanya ada satu pasal yang harus dikoreksi agar ada keadilan bagi perawat yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun kepada negara.

Oleh karena itu, Mega mendukung adanya revisi terbatas atas undang-undang tentang Aparartur SIPIL Negara (ASN). “Saya berharap revisi terbatas UU ASN ini dapat dituntaskan pada tahun ini, termasuk tak kalah pentingnya terkait amanat undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional,”tegasnya.

Top