Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     

Program cluster bawang putih yang saat ini tengah digencarkan BI Tegal di wilayah Tuwel - Bojong Kab Tegal mendapat banyak apresiasi dan animo yang luar biasa dari petani dan masyarakat setempat. Sejak dari tahun 2015, dari hanya 3000 meter persegi, kini luas lahan yang ditanami bawang sudah mencapai 22 hektar.

Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal Joni Marsius saat ditemui kemarin (10/4) di sela-sela tinjauan lahan bawang putih mengatakan, perlu diketahui bahwa impor bawang putih rata-rata pertahun mencapai 500 ribu ton dengan devisa yang terpakai sebesar Rp 4,5 triliun. Jumlah tersebut, merupakan angka yang tidak sedikit. Sehingga perlu ada upaya menekan agar tidak terlalu bergantung impor. Diketahui kebutuhan bawang putih secara nasional mencapai 95 sd 97% masih tergantung dari pemenuhan import. Sementara harga bawang putih sendiri masih cukup tinggi di kisaran Rp 30 sd 40 ribu.

Meskipun ada beberapa wilayah di Indonesia yang juga turut membantu pemenuhan bawang putih yakni dipasok dari Nusa Tenggara Barat, Tawangmangu, Malang, Temanggung, namun jumlahnya belum mampu memenuhi permintaan.

Oleh karena itu, sejak 2015 BI Tegal kembali melalukan budidaya bawang putih di Tuwel Kab Tegal. Hal ini sebagai upaya program pemberdayaan ekonomi dan klaster ketahanan pangan.

Dalam perkembangannya petani di Tuwel Kab Tegal dari lahan seluas 3000 meter persegi, kini sudah semakin meluas menjadi 22 hektar. Pada proses penanamannya, petani menggunakan bibit tawangmangu namun karena kendala cuaca hasil tanam sebanyak 86 ton tidak dapat dijadikan bibit. Hanya sekitar 2,9 ton yg layak jadi bibit untuk di tanam di bulan mei 2017.

Diungkapkan Joni, ditahun 2017 ini, ada potensi lahan yang siap yakni sekitar 100 hektar dengan jumlah lebih dari 56 orang petani yang siap budidaya bawang putih.

Ditambahkan Joni, karena sudah belajar dari pengalaman tahun kemarin, untuk tahun ini para petani mendapatkan bantuan bibit sangga sembalun dari NTB sebanyak 1,5 ton. Varietas tersebut dikenal lebih tahan terhadap cuaca ekstrim.

Selaku Ketua Gapoktan Berkah Tani ,Ahmad Maufur mengungkapkan, varietas apapun tidak menjadi masalah varietasnya, yang terpenting Pemerintah bisa menyediakan bibit, maka petani siap melakukan budidaya bawang putih.

Semangat budidaya bawang putih sudah bangkit kembali, maka jangan biarkan semangat petani kembali turun.

Untuk bantuan bibit sudah disediakan Bank Indonesia Tegal sebanyak 1,5ton yakni varietas sangga sembalun dan tambahan bibit dari Pemkab Tegal sebanyak 2 ton yakni varietas lumbu kuning.

Top