Pemerintah Kota Tegal

Terwujudnya Kota Tegal yang Sejahtera dan Bermartabat Berbasis Pelayanan Prima

Peta Kota TegalSelayang pandang

Pemerintah Kota Tegal
Jl. Ki Gede Sebayu No. 12 Tegal
Telp : 0283 355137, 0283 355138 Fax : 0283 353673
e-mail : info@tegalkota.go.id

Change Language

Menu
FaceBook  Twitter  Mixx.mn     
Profesi bidan kini dituntut tidak hanya terbatas pada keahlianya  untuk membantu persalinan ibu-ibu yang akan melahirkan saja, tetapi juga harus memiliki ketrampilan atau keahlian lain yang bisa membuat klien atau ibu yang akan melakukan proses persalinan ataupun anak yang dilahirkanya merasa nyaman. Demikian disampaikan Ferry Wong, salah satu Narasumber Ahli dan Terapis Jaripunktur dalam Seminar Kesehatan yang digelar Himpunan Mahasiswa Progdi D3 Kebidanan Poltek Harapan Bersama, Rabu (29/3) di Aula Gedung C Kampus Poltek Harber.
 
Menurut Ferry Wong, bidan juga harus memiliki kecantikan baik luar maupun kecantikan didalam dirinya. Sebab, penampilan merupakan bentuk pernyataan diri dari seseorang. Dengan penampilan yang serasi, maka rasa percaya diri akan meningkat.  Menjadi bidan juga harus mempunyai fisik sehat, baik jasmani maupun rohani. Pada seminar dengan tema “How to Beautiful, Smarth and Healthy Midwife Enterpreneur” ini, 270 peserta dari mahasiswa kebidanan tersebut mendapat pelatihan terapis pengobatan tradisional, dengan materi Jaripunktur.
 
Dijelaskan Ferry Wong, jaripunktur merupakan cabang dari ilmu pengobatan China yang hanya terfokus pada jari-jari tangan dan kaki. Masing-masing jari terdapat titik meridian. Berawal dan berakhir dari satu jari menuju jari lainnya yang saling berhubungan serta membentuk satu kesatuan dan saling mempergaruhi meridian antar organ untuk membentuk  keseimbangan. Tekanan pijatan terbagi menjadi tiga teknik yaitu ringan, sedang, dan keras.
 
Jaripunktur tidak melibatkan alat apapun, cukup menggunakan tangan terapis. Namun jika penekanan tepat di titik sakit, tak hanya perempuan, seorang laki-laki pun dapat menjerit kesakitan. Penekanan jaripunktur untuk tangan dan kaki bagian dalam caranya dari bawah keatas. Sedangkan pada bagian luar mengarah ke bawah.  Ketika seorang terapis memegang atau menekan berbagai titik pada tubuh dan system otot, itu bertujuan untuk merangsang energy dari tubuh sendiri supaya dapat menyingkirkan sumbatan energy dan rasa lelah. Saat semua jalur energy terbuka dan aliran energy tidak lagi terhalang oleh ketegangan otot atau hambatan lain, maka energy tubuh menjadi seimbang.  
 
Ditambahkan Ferry Wong, jika berlatih sungguh-sungguh, maka teknik jaripunktur ini bisa menjadi keahlian tambahan peserta nantinya, untuk membuat pasien atau klien tidak merasa lelah atau energy dalam tubuhnya seimbang.
Top