Info Panduan Bencana

  • PDF
  • Print
  • E-mail

Informasi Panduan Bencana

Gempa Bumi

  1. Perhatikan perilaku binatang peliharaan (kucing/anjing/burung) yang tak wajar.

  2. Perhatikan getaran permukaan air dalam gelas atau tempat penampung lainnya.

  3. Dengarkan bunyi derit sudut bangunan (pintu/jendela).

  4. Jangan panik, usahakan menunduk, berlindung dan mengamankan kepala.

  5. mencari ruangan yang jauh dari dinding, lemari, jendela, pintu dan sumber api/listrik

  6. Untuk lansia, cacat atau sakit tetap di tempat dan merunduk. Jika di atas kasur, tetap di tempat dan lindungi kepala dengan bantal/benda lain.

  7. Jauhi jendela kaca (yang pecah dan beterbangan saat gempa). Juga, waspada langit-langit/benda menggantung yang mungkin runtuh.

  8. Jangan berlari keluar rumah saat bangunan berguncang, sebab bisa tertimpa reruntuhan/terkena lemparan benda.

  9. Keluar rumah, bila guncangan benar-benar berhenti.

  10. Jika dalam gedung tinggi, jauhi jendela dan sisi tembok. Berlindung di bawah meja dekat pilar. Jangan gunakan lift atau elevator.

  11. Jika di daerah pantai saat gempa, ambil posisi merunduk, berlindung, dan lindungi kepala. Begitu gempa berhenti, larilah ke tempat lebih tinggi untuk menghindari (kemungkinan) tsunami.

 

Tsunami

  1. Jika berada di pantai, segera panjat pohon/naik bangunan tinggi terdekat. Ingat! Waktu menyelamatkan diri dari tsunami itu kurang dari 20 menit.

  2. Jauhi sungai dekat laut, karena dapat menjadi jalan tsunami.

  3. Saat tsunami datang dan sedang berpegangan pohon, jangan membelakangi benturan benda yang dibawa gelombang. Balikkan badan saat gelombang berbalik arah kembali ke laut dan tetap berpegangan kuat hingga tsunami reda.

  4. Jangan hiraukan kerusakan sekitar. Utamakan keselamatan jiwa, bukan barang.

  5. Selamatkan diri melalui jalur mengungsi yang diketahui.

  6. Utamakan melindungi anak, wanita hamil, lansia dan cacat.

  7. Tetaplah bertahan di daerah ketinggian sampai ada kabar keadaan aman dari pihak berwenang.

  8. Jika terseret tsunami, carilah benda terapung sebagai rakit.

  9. Jika rumah Anda selamat, ajaklah korban selamat tinggal dirumah agar semangat hidup terjaga.

  10. Jika berada dalam kapal di tengah laut, segera pacu kapal menuju laut lebih dalam.

     

Banjir

  1. Saat banjir skala kecil, tetapi hujan terus berlangsung dan diumumkan agar bersiap-siap, maka lakukan tindakan berikut :

- Ikuti pengumuman lanjutan dari pihak berwenang lewat radio/TV/lainnya.

- Pastikan barang bawaan mengungsi dalam keadaan baik

- Bila rumah berlantai dua, pindahkan barang berharga ke atas.

- Isi penuh air bak mandi, saat banjir air tandon kotor.

- Pastikan anggota keluarga tahu cara mengungsi dan apa yang wajib dibawa.

- Ungsikan lebih awal lansia, bayi, wanita hamil dan penderita cacat.

- Ikat barang mudah bergerak satu dengan lainnya agar tak hanyut.

  1. Saat banjir membesar, kumpulkan keluarga dan Siap mengungsi.

  2. Matikan aliran listrik dalam rumah.

  3. Tutup kran air utama yang mengalir kedalam rumah.

  4. Siapkan bekal makanan yang tahan air (kemasan plastik atau kaleng).

  5. Selamatkan barang berharga sehingga tidak rusak/hilang terbawa banjir.

  6. Selalu memantau kondisi ketinggian air untuk tindakan selanjutnya.

  7. Ajak keluarga mengungsi sedini mungkin, saat genangan air masih memungkinkan dilalui.

  8. Saat berjalan mengungsi, jauhilah saluran air agar tak terseret arus banjir.

 

Longsor

  1. Bangunkan anggota keluarga yang tidur, biasanya korban longsor adalah mereka yang sedang tidur.

  2. Waspadai perubahan mendadak sebagai pertanda longsor di bukit/puncak, seperti :

    - Debit aliran air bertambah/berkurang drastis

    - Warna air menjadi sangat keruh

  3. Amati keadaan luar rumah, bila mengalir lumpur dan/atau lumpur campur batu, berarti longsor besar akan tiba.

  4. Bila tanda datangnya longsor terlihat, cepat mengungsi ke lokasi yang lebih stabil.

  5. Bila tak bisa melarikan diri, posisikan tubuh membulat (seperti bola) dan lindungi kepala.

  6. Cermati kondisi jalan yang dilalui mengungsi, karena sewaktu-waktu bisa longsor, retak dan disapu aliran lumpur.

 

Gunung Meletus

  1. Tutup rapat jendela, pintu dan lubang angin rumah.

  2. Lindungi kendaraan bermotor atau peralatan mesin lainnya dan matikan mesinnya.

  3. Masukkan hewan peliharaan dan persediaan makanan ke tempat lebih aman.

  4. Kumpulkan keluarga, ambil tas yang sudah disiapkan dan segera mengungsi.

  5. Kenakan pakaian yang melindungi tubuh, seperti baju panjang, topi dan lainnya.

  6. Gunakan kacamata atau apapun untuk mencegah debu masuk mata. Jangan memakai lensa kontak.

  7. Pakai masker/kain untuk menutup mulut dan hidung.

  8. Menutup wajah dengan kedua belah tangan saat abu letusan gunung turun.

  9. Dengarkan instruksi pihak berwenang dan ikuti rute mengungsi yang ditetapkan.

  10. Hindari lokasi rawan letusan (lereng gunung, lembah, sungai kering, aliran lahar).

  11. Usahakan masuk ke ruang lindung darurat/bungker.

  12. Siapkan diri menghadapi bencana susulan.

 

Angin putting Beliung

  1. Bila peringatan akan datang angin topan/puting beliung, siapkan persediaan makanan untuk keperluan minimal tiga hari dan barang yang diperlukan (lilin, lampu, senter dan batereinya). Ini untuk mengantisipasi rusaknya jaringan listrik.

  2. Menutup jendela dan pintu kaca dengan papan untuk menahan angin sehingga bangunan lebih bisa bertahan.

  3. Mendengarkan radio untuk memantau kondisi darurat dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG)

  4. Saat angin topan menerjang, tetaplah berada dalam rumah, kecuali bila dianjurkan mengungsi. Meski belum ada seruan mengungsi, pastikan diri/keluarga siap mengungsi.

  5. Bila dianjurkan untuk tinggal dalam rumah, maka :

    - Kebutuhan makanan & perlengkapan telah siap.

    - Berada di ruangan paling aman di rumah.

    - Mematikan sumber api, aliran listrik dan alat elektronik

    - Memonitor situasi dan kondisi melalui radio/TV

  6. Saat 'pusat' angin topan lewat, meski keadaan tenang, tetap berada dalam rumah hingga badai benar-benar reda.

  7. Setelah angin topan berlalu, usahakan untuk tidak segera memasuki rumah/kawasan/daerah tinggal, sampai dinyatakan aman.

  8. Untuk memperlancar proses pembenahan kawasan terlanda angin topan, pihak yang tak berkepentingan dilarang masuk.

Last Updated on Thursday, 07 July 2011 19:04

 

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI REKRUTMEN CALON DIREKTUR PDAM KOTA TEGAL TAHUN 2012

Recruitmen PDAM

Tabloid Warta Bahari

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday9742
mod_vvisit_counterYesterday20118
mod_vvisit_counterThis week9742
mod_vvisit_counterLast week153082
mod_vvisit_counterThis month460316
mod_vvisit_counterLast month873183
mod_vvisit_counterAll days8273894

We have: 38 guests, 178 bots online
Your IP: 38.107.179.222
 , 
Today: May 20, 2012

ILPPD 2010

Online Support

Pengumuman Juara Lomba Hari Jadi Kota Tegal ke 432 Tahun 2012

Daftar Alamat Email SKPD Kota Tegal

Panduan Pengoperasian Email SKPD/Instansi Pemkot Tegal

Mengenal e-KTP

< May 2012 >
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      

informasi panduan bencana

Logo HUT RI 66 Tahun

Arsip
Terbaru
Populer
Media Player
Get the Flash Player To see this player.
Gerbang Mas Kota Tegal
Free Joomla Templates by JoomlaShine.com